Polisi Selidiki Teror Bom Molotov di Rumah Pengacara di Ciracas, CCTV Disisir
Jakarta, Poroskeadilan.com. – Polisi terus menyelidiki kasus pelemparan bom molotov yang menyasar rumah seorang pengacara bernama Sulardi di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kini diperiksa untuk mengidentifikasi pelaku.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengatakan penyisiran rekaman CCTV dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Iya, tentu polisi melakukan pengecekan CCTV di lokasi tersebut,” ujar Made saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).
Selain memeriksa CCTV, penyidik juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi pelemparan diduga dilakukan oleh dua pelaku yang datang dengan berboncengan sepeda motor.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku diduga melemparkan sebuah botol berisi bahan mudah terbakar ke arah pagar rumah korban hingga memicu kobaran api.
“Saksi melihat pelaku melemparkan botol yang diduga bom molotov ke arah pagar rumah korban. Setelah itu, pelaku langsung pergi meninggalkan tempat kejadian,” kata Made.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, api sempat membakar bagian pagar rumah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan alat bukti dan memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi teror tersebut.
Editor : Doni