Bus AKAP Jurusan Jakarta–Padang Ludes Terbakar di Jalintim Muba, Seluruh Penumpang Selamat
Musi Banyuasin, Poroskeadilan.com. Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) jurusan Jakarta–Padang ludes terbakar di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pal 11, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Bus dengan nomor polisi BA 7035 PU tersebut hangus dilalap api hingga hanya menyisakan kerangka kendaraan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi saat bus tengah melakukan perjalanan menuju Padang tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga bermula dari percikan api yang muncul di bagian roda belakang bus. Dalam waktu singkat, api membesar dan menyebar ke seluruh badan kendaraan karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam bus.
Kapolsek Bayung Lencir, AKP Tiyan Talingga, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan sumber api diduga berasal dari area ban atau roda belakang kendaraan.
“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari percikan pada bagian roda belakang bus. Api kemudian dengan cepat membakar bagian kendaraan dan menjalar ke seluruh badan bus,” ujarnya kepada awak media.
Saat kejadian, beberapa penumpang dan awak bus mulai menyadari adanya kondisi tidak normal setelah terlihat asap dari bagian belakang kendaraan.
Mengetahui adanya tanda-tanda kebakaran, sopir langsung menghentikan laju kendaraan dan menginstruksikan seluruh penumpang untuk segera turun dari bus.
Langkah cepat tersebut berhasil menyelamatkan seluruh penumpang dan kru bus dari ancaman kobaran api yang semakin membesar.
“Begitu diketahui ada percikan api dan asap dari belakang kendaraan, seluruh penumpang langsung dievakuasi keluar bus untuk menghindari risiko yang lebih besar,” kata AKP Tiyan.
Api yang terus membesar membuat kendaraan tidak dapat diselamatkan. Dalam hitungan menit, hampir seluruh bagian bus terbakar hingga akhirnya hanya menyisakan rangka besi.
Setelah proses evakuasi selesai, para penumpang kemudian dipindahkan ke kendaraan lain agar dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, proses evakuasi bangkai bus dilakukan setelah api berhasil dipadamkan.
Di sisi lain, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Musi Banyuasin bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait kebakaran bus di Jalintim Bayung Lencir.
Kepala Bidang Damkar Muba, Dendi Suhendar, mengatakan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta personel dari Pos Bayung Lencir langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan adanya kebakaran bus dan segera mengerahkan satu unit mobil pemadam dari Pos Bayung Lencir untuk melakukan penanganan,” jelas Dendi.
Saat petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah menguasai hampir seluruh bagian kendaraan. Tim pemadam kemudian fokus melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke area sekitar maupun mengganggu pengguna jalan lainnya.
Setelah berjibaku melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya. Proses pendinginan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa pada bangkai kendaraan.
“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan karena masih terdapat bagian kendaraan yang mengeluarkan asap,” tambahnya.
Meski sempat menyebabkan gangguan lalu lintas di Jalintim Musi Banyuasin, kondisi arus kendaraan kini telah kembali normal.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran bus masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Editor : Doni