Perkuat Integritas Layanan, RSKJ Soeprapto Bengkulu Gelar Sosialisasi Anti Pungli dan Gratifikasi

Perkuat Integritas Layanan, RSKJ Soeprapto Bengkulu Gelar Sosialisasi Anti Pungli dan Gratifikasi

👤 Oleh Redaksi
🕒 April 29, 2026
🗂️ Kesehatan
Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar buka kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pungli dan Gratifikasi dilingkup UPTD Khusus RSKJ Soeprapto, Rabu (29/4). (Budi)

Bengkulu, Poroskeadilan.com – UPTD Khusus RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pungutan Liar (Pungli) dan Gratifikasi serta Penandatanganan Pernyataan Integritas yang diselenggarakan di Aula Ratu Samban, Rabu (29/4).

​Acara ini dihadiri langsung oleh Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu. Agenda ini merupakan bagian krusial dari upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

ASN RSKJ Soeprapto Bengkulu teken pernyataan integritas anti pungli dan gratifikasi yang disaksikan langsung Asisten I Khairil Anwar. (Budi)

​Dalam arahannya saat memimpin apel pagi dan sosialisasi, Khairil menekankan bahwa integritas adalah harga mati bagi seluruh ASN, mulai dari level pimpinan hingga staf pelaksana dan tenaga P3K.

​”Sesuai arahan Bapak Gubernur, seluruh ASN tanpa terkecuali harus melaksanakan tugas dengan lurus dan benar. Kami ingin memastikan tidak ada niatan untuk melakukan pungli dalam bentuk apa pun. Mengingat RSKJ adalah instansi pelayanan langsung, potensi itu ada, sehingga kepatuhan terhadap aturan wajib dijunjung tinggi. Jika melanggar, risiko dan sanksi tegas akan menjadi tanggung jawab masing-masing,” tegas Khairil.

Jajaran RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu saat apel pagi, Rabu (29/4). (Budi)

​Khairil juga menggarisbawahi instruksi tegas dari jajaran pimpinan tertinggi Provinsi Bengkulu (Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda) bahwa tidak ada praktik pungutan yang mengatasnamakan pimpinan. Ia meminta seluruh jajaran untuk segera melaporkan jika menemukan oknum yang menjual nama pimpinan untuk keuntungan pribadi.

​Selain fokus pada integritas, Asisten I juga menyampaikan apresiasinya kepada keluarga besar RSKJ Soeprapto atas kontribusinya dalam program sosial dan capaian prestasi daerah. Beberapa poin yang disoroti antara lain:

  1. ​Program Sosial: Keberlanjutan program sedekah harian dan sedekah nasi bungkus oleh pegawai RSKJ yang berjalan dengan baik secara sukarela.
  2. ​Prestasi Nasional: Kontribusi ASN RSKJ dalam mendukung kinerja Pemerintah Provinsi Bengkulu yang baru saja meraih dua penghargaan nasional sebagai Provinsi Terbaik di Sumatera dalam Penurunan Angka Pengangguran dan Provinsi Terbaik Kategori Pengendalian Inflasi.

Karyawan/ti RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu saat apel pagi, Rabu (29/4). (Budi)

​Di sisi lain, Direktur RSKJ Soeprapto Bengkulu, dr. Herry Permana, menyambut baik arahan dan motivasi yang diberikan oleh pihak Pemerintah Provinsi. Ia berkomitmen untuk membawa RSKJ Soeprapto menjadi institusi kesehatan yang lebih maju dan terpercaya.

​”Alhamdulillah, arahan dari Bapak Asisten I sudah kami terima dengan baik. Insyaallah, poin-poin tersebut akan dilaksanakan oleh seluruh tim. Hal ini tentu membuat kami lebih semangat untuk bekerja dan terus meningkatkan kualitas pelayanan di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu,” ujar dr. Herry.

Karyawan/ti RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu saat sosialisasi, Rabu (29/4). (Budi)

​Melalui kegiatan ini, RSKJ Soeprapto berharap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan jiwa di Provinsi Bengkulu terus meningkat, selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang mengedepankan etika dan hukum.

Pewarta: Budi