Bengkulu Genjot Industri Sawit, Serap Tenaga Kerja dan Tingkatkan Ekonomi

Bengkulu Genjot Industri Sawit, Serap Tenaga Kerja dan Tingkatkan Ekonomi

👤 Oleh Redaksi
🕒 April 20, 2026
🗂️ Ekonomi

Bengkulu, Poroskeadilan.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, turun langsung meninjau rumah produksi minyak goreng sawit Bumi Merah Putih (BMP) di Kelurahan Sawah Lebar, Senin (20/4/2026). Kunjungan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.

Di lokasi, Helmi melihat secara langsung proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga menjadi minyak goreng siap edar. Ia menilai, pengembangan industri seperti ini merupakan bentuk nyata hilirisasi yang harus terus diperkuat di Bengkulu.

Menurutnya, Bengkulu tidak boleh hanya berhenti sebagai penghasil bahan mentah. Komoditas unggulan seperti kelapa sawit harus diolah menjadi produk bernilai tambah agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Semua berasal dari Bengkulu, dari sawit hingga menjadi minyak goreng. Ini bukti kita mampu mandiri,” ujar Helmi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah. Menurutnya, kebanggaan terhadap produk sendiri menjadi kunci penting dalam membangun kemandirian.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan mengecek hasil produksi minyak goreng sawit yang sudah dalam kemasan. (Murdani)

Selain mendorong hilirisasi, keberadaan industri minyak goreng ini turut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sejumlah tenaga kerja lokal terlibat langsung dalam proses produksi, sehingga membantu membuka lapangan pekerjaan baru.

Hal ini dinilai berkontribusi dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.

Pemerintah Provinsi Bengkulu, lanjut Helmi, akan terus memberikan dukungan agar produk Bumi Merah Putih dapat berkembang lebih luas dan mampu bersaing di pasar yang lebih besar.

Ke depan, pengembangan industri sawit tidak hanya berhenti pada minyak goreng. Berbagai produk turunan seperti sabun, skincare, hingga parfum juga menjadi bagian dari rencana besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Penulis: Murdani

Editor: Hari Budi