Yosia Yodan: Bukti Besarnya Potensi Anak Bengkulu, Alby Azfarriel Raih Juara 1 Opus Nusantara 2026

Yosia Yodan: Bukti Besarnya Potensi Anak Bengkulu, Alby Azfarriel Raih Juara 1 Opus Nusantara 2026

👤 Oleh Redaksi
🕒 September 7, 2026
🗂️ Pendidikan
Bukti Besarnya Potensi Anak Bengkulu, Alby Azfarriel Raih Juara 1 Opus Nusantara 2026

Palembang, Poroskeadilan.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa EST School Bengkulu. Alby Azfarriel berhasil meraih Juara 1 Kategori Pilihan C untuk kelas V–VI sekolah dasar dalam ajang Opus Nusantara Kompetisi Piano Pelajar 2026 yang diselenggarakan di Palembang, Minggu, 6 September 2026.

Yosia Yodan menyambut pencapaian tersebut dengan penuh rasa bangga. Menurutnya, keberhasilan Alby membuktikan bahwa anak-anak Bengkulu memiliki potensi besar untuk bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat nasional.

“Prestasi Alby merupakan kabar yang sangat membanggakan bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Bengkulu. Ia telah membuktikan bahwa bakat yang diasah melalui kerja keras, kedisiplinan, serta latihan yang konsisten dapat menghasilkan pencapaian luar biasa,” ujar Yosia.

Opus Nusantara Kompetisi Piano Pelajar 2026 diikuti para pelajar berbakat dari berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, Alby tampil percaya diri dengan menunjukkan teknik bermain piano yang matang, penghayatan musikal yang kuat, serta penampilan yang berhasil memukau dewan juri.

Yosia menilai, gelar juara yang diraih Alby tidak diperoleh secara instan. Di balik pencapaian tersebut terdapat proses panjang, mulai dari latihan yang tekun, keberanian tampil di panggung kompetisi, hingga dukungan dari keluarga, guru, dan lingkungan sekolah.

“Di balik sebuah piala terdapat proses yang tidak selalu mudah. Ada waktu yang digunakan untuk berlatih, keberanian untuk menghadapi persaingan, dan kemauan untuk terus bertumbuh. Alby telah melewati proses itu dengan sangat baik,” katanya.

Perjalanan Alby dalam mengenal piano dimulai sejak usia empat tahun. Ibunda Alby, dr. Fitriah, mengungkapkan bahwa bakat putranya justru pertama kali ditemukan melalui kegiatan ekstrakurikuler di EST School Bengkulu.

“Pertama kali kami menemukan bakat Alby dalam bermain piano justru dari sekolahnya, EST School Bengkulu. Di sana terdapat ekstrakurikuler piano dan Alby mencoba mengikutinya. Dari situlah kami mulai melihat bahwa ia memiliki potensi di bidang piano,” ungkap dr. Fitriah.

Menurutnya, penemuan bakat sejak usia dini perlu disertai dukungan dan lingkungan yang tepat agar kemampuan anak dapat berkembang secara optimal.

“Kami percaya, ketika sebuah bakat ditemukan lebih awal dan mendapat dukungan dari lingkungan yang tepat untuk berkembang, anak akan memiliki kesempatan untuk bertumbuh jauh lebih optimal,” tuturnya.

Sejak pertama kali belajar piano di sekolah hingga meraih juara dalam kompetisi nasional, kemampuan Alby terus menunjukkan perkembangan. dr. Fitriah menilai, kemajuan tersebut tidak hanya lahir dari latihan, tetapi juga dari dukungan para guru dan suasana sekolah yang memberikan ruang bagi anak untuk bereksplorasi.

“Sejak pertama kali belajar piano pada usia empat tahun di sekolah hingga hari ini, kemampuan Alby terus berkembang. Tentunya bukan hanya karena latihan, tetapi juga berkat dukungan guru-guru serta lingkungan sekolah yang nyaman, positif, dan memberikan ruang kepada anak untuk mengeksplorasi potensinya,” katanya.

Bagi keluarga Alby, sekolah memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar tempat memperoleh pelajaran akademik. Sekolah juga menjadi ruang bagi anak untuk mengenali minat, menemukan potensi, serta bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

“Bagi kami, inilah salah satu hal berharga dari sebuah sekolah. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat anak dapat menemukan apa yang disukainya, mengenali potensinya, dan kemudian berkembang menjadi versi terbaik dari dirinya. Terima kasih kepada seluruh guru dan EST School Bengkulu yang telah menjadi bagian dari perjalanan Alby,” ucap dr. Fitriah.

Yosia turut memberikan apresiasi kepada orang tua, guru, dan pembimbing yang secara konsisten mendampingi Alby. Menurutnya, sinergi antara keluarga dan sekolah menjadi bagian penting dalam membantu setiap anak menemukan sekaligus mengembangkan potensi terbaiknya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada pencapaian akademik. Sekolah juga harus memberikan kesempatan luas kepada peserta didik untuk berkembang dalam bidang seni, olahraga, kreativitas, dan berbagai keterampilan sesuai dengan minat serta bakat masing-masing.

“Setiap anak memiliki keunggulan yang berbeda. Karena itu, mereka perlu diberikan ruang, kepercayaan, dan pendampingan agar berani mengembangkan kemampuannya. Ketika keluarga dan sekolah berjalan bersama, potensi anak dapat tumbuh menjadi prestasi yang membanggakan,” tutur Yosia.

Yosia berharap kemenangan tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang Alby dalam menorehkan berbagai prestasi yang lebih tinggi. Ia juga berharap pencapaian ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk berani bermimpi dan terus berusaha memberikan kemampuan terbaik.

“Selamat kepada Alby Azfarriel atas raihan Juara 1. Tetaplah rendah hati, terus belajar, dan jangan pernah berhenti mengembangkan kemampuan. Semoga Alby dapat meraih prestasi yang lebih tinggi serta terus mengharumkan nama EST School Bengkulu dan Provinsi Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Yosia.

 

Pewarta : Budi

Editor : Doni

🏷️ Tag: