Haru di Hari Pertama Sekolah Rakyat Nganjuk, Putri Menangis Berpisah dengan Adik Demi Raih Cita-cita
Nganjuk, Poroskeadilan.com. – Tangis haru mengiringi hari pertama Putri Mulia (16) saat resmi menjadi siswi Sekolah Rakyat Nganjuk, Jawa Timur. Remaja asal Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret itu harus berpisah dengan adik tercintanya demi melanjutkan pendidikan SMA yang sebelumnya nyaris tak dapat ia wujudkan.
Putri mulai menempati asrama sekaligus mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin (31/8/2026), bersama puluhan siswa lainnya yang diterima di Sekolah Rakyat.
Air mata Putri tak terbendung saat berpamitan dengan sang adik. Meski berat, ia mengaku bahagia karena akhirnya memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan melalui program Sekolah Rakyat untuk mengejar cita-citanya.
Putri berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi yang masuk kategori desil 1–2. Selama ini ia sangat dekat dengan adiknya, sehingga perpisahan tersebut menjadi pengalaman pertama yang begitu emosional baginya.
Meski demikian, Putri memilih tetap melangkah demi masa depan yang lebih baik melalui akses pendidikan yang kini terbuka untuknya.
Selain Putri, sebanyak 89 siswa jenjang SMA lainnya juga resmi diterima di Sekolah Rakyat Nganjuk. Sementara itu, terdapat 90 siswa jenjang SMP dan 20 siswa jenjang SD yang turut mulai tinggal di asrama dan mengikuti rangkaian MPLS.
Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah memberikan akses pendidikan gratis berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.
Sumber: Detik.com
Editor : Doni
🗓️ Agustus 31, 2026