Yayasan Sekolah di Jaksel Bantah Konflik Antarpendiri Terkait Penemuan Senjata

Yayasan Sekolah di Jaksel Bantah Konflik Antarpendiri Terkait Penemuan Senjata

👤 Oleh Redaksi
🕒 Agustus 9, 2026
🗂️ Pendidikan
Image :Pihak yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan membantah persoalan penemuan senjata di lingkungan sekolah disebabkan oleh konflik antarpendiri yayasan.

Jakarta, Poroskeadilan.com.  — Pihak yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan membantah persoalan penemuan senjata di lingkungan sekolah disebabkan oleh konflik antarpendiri yayasan.

Kuasa hukum yayasan, Alvon Kurnia Palma, menegaskan tidak terdapat konflik di antara para pendiri yayasan. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

“Pertama-tama, tidak ada konflik dalam artian di antara pendiri yayasan itu sendiri. Itu terbukti, pada saat ini sudah ada salah satu pendirinya, selain dari Bapak Adam Malik, mantan Wakil Presiden, kemudian juga dengan Bapak Mahwardi Labae, serta Bapak Suro yang dituduh kemarin-kemarin itu,” kata Alvon.

Menurut Alvon, sekolah tersebut sejak awal didirikan dengan tujuan memberikan pendidikan kepada anak-anak. Karena itu, pihak yayasan ingin mengembalikan pengelolaan sekolah sesuai dengan tujuan awal pendiriannya.

“Pada saat ini tidak ada konflik di antara pendiri itu sendiri. Nah, oleh sebab itu kami ingin menyampaikan bahwa visi-misi dari pendiri tetaplah bagaimana mencetak anak yang saleh sebagai suatu harapan,” ujarnya.

Sementara itu, pengacara yayasan lainnya, Hermawanto, mengungkapkan adanya sejumlah persoalan yang menurut pihaknya berkaitan dengan tata kelola yayasan.

Hermawanto menuding IWD masuk dalam kepengurusan yayasan bersama sejumlah anggota keluarganya. Ia juga menduga yayasan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

Pihak yayasan menyatakan persoalan tata kelola tersebut perlu diluruskan agar pengelolaan sekolah kembali berorientasi pada tujuan awal pendirian yayasan, yakni memberikan pendidikan kepada para siswa.

Editor : Doni