Museum Bali Tutup Sementara Mulai 10 Agustus, Renovasi Tiga Gedung Bersejarah hingga November

Museum Bali Tutup Sementara Mulai 10 Agustus, Renovasi Tiga Gedung Bersejarah hingga November

👤 Oleh Redaksi
🕒 Agustus 7, 2026
🗂️ Wisata
Image : Museum Bali yang beralamat di Jl. Mayor Wisnu No.10, Denpasar Timur menjadi pusat pelestarian sejarah budaya Bali sejak abad-20, Selasa (9/12/2025).

Denpasar, Poroskeadilan.com. – Museum Bali di Jalan Mayor Wisnu, Denpasar, akan ditutup sementara bagi kunjungan wisatawan mulai Senin (10/8/2026). Penutupan dilakukan karena adanya pekerjaan renovasi pada tiga bangunan utama yang diperkirakan berlangsung hingga akhir November 2026.

 

Kepala UPTD Museum Bali, Ida Ayu Made Sutariani, mengatakan renovasi akan difokuskan pada Gedung Buleleng, Gedung Tabanan, dan Gedung Karangasem. Pekerjaan utama meliputi penggantian atap bangunan dengan ijuk baru, tanpa mengubah bentuk maupun karakter asli bangunan.

 

“Kami akan mengganti atap bangunan tersebut dengan ijuk yang baru,” ujar Sutariani.

 

Selama proses renovasi berlangsung, Museum Bali tidak menerima kunjungan wisatawan. Meski demikian, layanan administrasi, perpustakaan, serta fasilitas untuk kegiatan penelitian tetap beroperasi seperti biasa.

 

Sutariani menjelaskan, renovasi dilakukan dengan tetap memperhatikan kaidah pelestarian cagar budaya. Seluruh material dan desain bangunan harus dipertahankan sesuai bentuk aslinya karena Museum Bali merupakan objek yang diduga sebagai cagar budaya.

 

“Material bangunan dan ukurannya harus tetap sama, sehingga renovasi tidak mengubah karakter bangunan,” jelasnya.

 

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Museum Bali mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar. Setelah renovasi rampung, museum juga akan menghadirkan tema dan konsep baru guna memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi para pengunjung.

 

Museum Bali yang diinisiasi oleh Asisten Residen Bali Selatan, W. F. J. Koon, menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya di Pulau Dewata. Renovasi ini diharapkan dapat menjaga kelestarian bangunan bersejarah sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat dan wisatawan saat museum kembali dibuka pada akhir November 2026.

 

Sumber: detik.com

Editor : Doni