Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bengkulu Selatan Soroti Kasus Penusukan Pelajar, Minta Pembinaan Generasi Muda Diperkuat
Bengkulu Selatan, Poroskeadilan.com. – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, Deby Setiawan, menyoroti kasus penusukan yang menewaskan seorang pelajar di Kecamatan Pasar Manna. Menurutnya, peristiwa tragis tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak agar berbagai bentuk kenakalan remaja tidak kembali terjadi di Bengkulu Selatan.
Deby mengatakan, pemerintah daerah perlu mengambil langkah yang lebih serius dalam membina generasi muda. Salah satu upaya yang dinilai penting adalah menyediakan ruang dan wadah yang mampu menyalurkan bakat, minat, serta kreativitas anak-anak muda ke arah yang positif.
> “Kejadian ini sangat memprihatinkan. Kita berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan tidak terulang lagi. Pemerintah daerah harus hadir memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk berkegiatan positif sehingga mereka tidak terjerumus dalam berbagai bentuk kenakalan remaja,” ujar Deby, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, perhatian terhadap generasi muda tidak hanya difokuskan pada upaya mencegah tawuran, tetapi juga harus menyasar berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya, seperti penyalahgunaan minuman keras, narkoba, balap liar, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan media sosial.
Ia menilai, pembinaan karakter generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, keluarga, tokoh masyarakat, hingga aparat penegak hukum.
> “Anak-anak muda merupakan aset daerah yang harus kita jaga bersama. Berikan mereka wadah untuk berprestasi, berkarya, dan berorganisasi agar energi mereka tersalurkan ke hal-hal yang positif, bukan justru terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Deby berharap tragedi yang merenggut nyawa pelajar tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi semua pihak dalam membangun karakter generasi muda. Dengan pembinaan yang tepat dan tersedianya ruang kegiatan yang positif, diharapkan kasus serupa tidak kembali terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan.
Editor : Doni