Audiensi dengan Kepala BNPB, Bupati Bengkulu Selatan Perjuangkan Penanganan Abrasi Desa Maras

Audiensi dengan Kepala BNPB, Bupati Bengkulu Selatan Perjuangkan Penanganan Abrasi Desa Maras

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 16, 2026
Image : Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, melakukan audiensi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (14/7/2026).

Bengkulu Selatan, Poroskeadilan.com. – Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, melakukan audiensi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (14/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat terkait penanganan bencana dan upaya mitigasi di daerah rawan.

Dalam audiensi itu, Bupati Rifai Tajudin menyampaikan sejumlah usulan penanganan kebencanaan yang menjadi prioritas di Bengkulu Selatan.

Salah satu persoalan yang mendapat perhatian khusus adalah ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir Desa Maras, Kecamatan Air Nipis.

Kondisi tersebut dinilai semakin mengkhawatirkan karena berpotensi mengancam permukiman warga serta infrastruktur di sekitarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, memberikan respons positif terhadap usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.

BNPB meminta pemerintah daerah segera melakukan pendataan dan menyusun usulan teknis sebagai dasar penyaluran bantuan penanganan darurat.

Sebagai langkah awal, BNPB akan menyalurkan bantuan berupa jumbo bag untuk menahan laju arus laut dan mengurangi dampak abrasi di kawasan terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara sembari menunggu penanganan yang lebih komprehensif.

Selain penanganan darurat, BNPB juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui koordinasi lanjutan, termasuk mendorong proses penganggaran pembangunan infrastruktur permanen sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi abrasi di Desa Maras.

Bupati H. Rifai Tajudin mengapresiasi dukungan dan respons cepat dari BNPB.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mempercepat penanganan bencana sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan.

“Pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti arahan BNPB dengan melengkapi data dan dokumen teknis agar bantuan dapat segera direalisasikan. Harapannya, penanganan abrasi di Desa Maras dapat dilakukan secepat mungkin sehingga risiko yang dihadapi masyarakat dapat diminimalkan,” ujar Bupati.

Dengan adanya dukungan dari BNPB, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan optimistis upaya penanganan abrasi dapat berjalan lebih efektif, sekaligus menjadi langkah awal menuju pembangunan infrastruktur pengaman pantai yang permanen dan berkelanjutan.

Editor : Doni