Pelajar SMP di Seluma Meninggal Akibat DBD, Sempat Membaik Sebelum Kondisinya Memburuk

Pelajar SMP di Seluma Meninggal Akibat DBD, Sempat Membaik Sebelum Kondisinya Memburuk

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 16, 2026
🗂️ Seluma
Image : Seorang pelajar SMP Negeri 02 Seluma, Hamizan Putra Dinata (14), warga Desa Kunduran, meninggal dunia setelah menjalani perawatan karena terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Seluma, Poroskeadilan.com. – Serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Seluma kembali memakan korban jiwa. Seorang pelajar SMP Negeri 02 Seluma, Hamizan Putra Dinata (14), warga Desa Kunduran, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tais.

Korban diketahui menjalani perawatan selama tiga hari akibat terjangkit DBD. Selama menjalani perawatan, kondisi kesehatannya sempat menunjukkan perkembangan yang membaik.

Namun, kondisi Hamizan tiba-tiba memburuk secara drastis. Korban mengalami komplikasi yang ditandai dengan muntah darah, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu malam (15/7/2026).

Kepergian Hamizan menjadi duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun pihak sekolah. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit DBD, terutama di tengah kondisi cuaca yang mendukung berkembangnya nyamuk Aedes aegypti.

Masyarakat diimbau untuk rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta melakukan langkah pencegahan lainnya.

Sementara itu, warga yang mengalami gejala demam tinggi selama beberapa hari, disertai nyeri otot, mual, atau muncul bintik merah pada kulit, diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Editor : Doni