Ketua BAZNAS Bengkulu Hadiri Workshop Penguatan Kurikulum FEBI UIN FAS Bengkulu

Ketua BAZNAS Bengkulu Hadiri Workshop Penguatan Kurikulum FEBI UIN FAS Bengkulu

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 17, 2026
🗂️ Pendidikan
Image: sumber FB BAZNAS provinsi bengkulu

Bengkulu, Poroskeadilan.com. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu, H. Romli Bin Ronan, Lc., M.H., menghadiri undangan resmi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu dalam kegiatan Workshop Review Kurikulum dan Penguatan Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Free Form Tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Gedung FEBI UIN FAS Bengkulu pada Senin (8/6/2026) tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi yang diinisiasi oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN FAS Bengkulu.

Workshop dibuka dan dipimpin langsung oleh Dekan FEBI UIN FAS Bengkulu, Dr. Suwarjin, M.A., dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan masukan dalam penyempurnaan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran atau Outcome-Based Education (OBE) serta mengoptimalkan pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sehingga lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Romli Bin Ronan, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis yang dilakukan FEBI UIN FAS Bengkulu dalam melakukan penyesuaian dan penguatan kurikulum pendidikan tinggi.

Menurutnya, pendekatan Outcome-Based Education sangat penting untuk memastikan lulusan perguruan tinggi tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis, karakter, serta daya saing yang mampu menjawab tantangan era digital dan globalisasi.

“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang unggul dan siap menghadapi perubahan zaman. Penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran menjadi langkah strategis agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan masyarakat,” ujar Romli.

Ia juga menilai program MBKM memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kampus melalui berbagai bentuk kegiatan yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing.

Melalui kehadiran dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya melalui sinergi dengan lembaga pendidikan tinggi dalam mencetak generasi yang kompeten, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Kegiatan workshop ini diharapkan dapat menghasilkan penyempurnaan kurikulum yang lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja, sehingga mampu meningkatkan kualitas lulusan FEBI UIN FAS Bengkulu di masa mendatang.

Editor: Dodi