Tingkatkan Pelayanan dan Bantu Rakyat, RSKJ Soeprapto Resmi Jalin Kerja Sama dengan PMI Kota Bengkulu
Bengkulu, Poroskeadilan.com – Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Provinsi Bengkulu resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bengkulu pada Senin, 25 Mei 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat pelayanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat, khususnya dalam lingkup penanganan pasien kejiwaan keluarga besar RSKJ.
Acara penandatanganan yang berlangsung khidmat ini digelar langsung di ruang kerja Direktur RSKJ Soeprapto Bengkulu. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PMI Kota Bengkulu, Dediyanto, didampingi oleh jajaran pengurus PMI Kota Bengkulu.

Jajaran RSKJ Soeprapto Bengkulu Bersama PMI Kota Bengkulu
Kehadiran mereka disambut hangat oleh Direktur RSKJ Soeprapto Bengkulu, dr. Herry Permana, beserta jajaran manajemen rumah sakit.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Kota Bengkulu, Dediyanto, menegaskan bahwa kerja sama ini didasari oleh semangat yang sama untuk membantu umat dan meringankan beban masyarakat. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas anggaran kesehatan bagi keluarga pasien.
”Kita punya semangat yang sama untuk bantu umat, untuk bantu rakyat. Ketika rakyat kita ada peluang untuk memiliki kesehatan, kita juga menjaga anggaran mereka di sini,” ujar Dediyanto.
Ia juga membeberkan tantangan pemenuhan kebutuhan darah di Kota Bengkulu yang saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Dari kebutuhan sekitar 1.500 kantong darah setiap bulannya, PMI Kota Bengkulu rata-rata baru mampu menyiapkan sekitar 700 kantong darah per bulan.
”Artinya kita masih kurang setengahnya. Sementara masyarakat kita seringkali membutuhkan darah pada situasi-situasi darurat. Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan peluang keselamatan dan kesehatan masyarakat lebih terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur RSKJ Soeprapto Bengkulu, dr. Herry Permana, menyambut baik kelanjutan sinergi yang sebenarnya telah berjalan harmonis selama tiga tahun terakhir ini. Ia berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
”Pertama-tama kerja sama ini bisa berlangsung terus karena kita sudah berjalan 3 tahun dengan baik. Ini menambah sekalian apa yang dikatakan Pak Ketua tadi untuk bantu rakyat juga, biar kita juga bisa membantu rakyat,” ungkap dr. Herry.
Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam pelayanan publik, sejalan dengan pesan dari Menteri kesehatan dan Wali Kota.
”Berbuat baiklah di mana pun kita berada. Darah merupakan kebutuhan krusial bagi masyarakat kita. Ketika kita punya kesempatan dan waktu, masyarakat harus dipenuhi kebutuhan darahnya. Donor darah itu kan sedekah darah. Sedekah itu berdampak bagi kita selama kita masih hidup, dan berdampak juga sebagai amal kebaikan kelak jika kita sudah tiada,” tutututup dr. Herry.
Melalui MoU ini, kedua belah pihak sepakat untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sekaligus ladang amal, sekaligus memastikan distribusi dan ketersediaan darah di RSKJ Soeprapto dapat berjalan lebih optimal dan cepat, terutama dalam situasi darurat.
Pewarta : Hari Budi
Editor : Doni