Perkuat Layanan Saraf, RSKJ Soeprapto Bengkulu Hadirkan dr. Aulia Noza, Sp.N dan Teknologi Medis Mutakhir

Perkuat Layanan Saraf, RSKJ Soeprapto Bengkulu Hadirkan dr. Aulia Noza, Sp.N dan Teknologi Medis Mutakhir

👤 Oleh Redaksi
🕒 Mei 25, 2026
🗂️ Healthcare
​Perkuat Layanan Saraf, RSKJ Soeprapto Bengkulu Hadirkan dr. Aulia Noza, Sp.N dan Teknologi Medis Mutakhir

Bengkulu, Poroskeadilan.com – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) M.D. Soeprapto Daerah Provinsi Bengkulu terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen ini dibuktikan dengan bergabungnya dr. Aulia Noza, Spesialis Neurologi (Sp.N), yang akan memperkuat lini Layanan Kesehatan Saraf (Neurologi) di rumah sakit tersebut.

​Kehadiran dr. Aulia menjadi angin segar sekaligus solusi komprehensif bagi masyarakat Bengkulu yang membutuhkan penanganan medis terkait berbagai penyakit saraf, mulai dari epilepsi, stroke, hingga gangguan nyeri kronis. Prioritas ini sejalan dengan upaya RSKJ Soeprapto untuk menyediakan pelayanan yang holistik dan terintegrasi.

Alat trapi TMS

​Sebelum resmi bertugas di RSKJ Soeprapto, dr. Aulia Noza dikenal memiliki rekam jejak yang solid di dunia medis Bumi Rafflesia. Beliau tercatat pernah berpraktik di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu dan RSHD Kota Bengkulu. Pengalaman klinis yang luas ini menjadi modal berharga dalam mengoptimalkan dan memperkuat pelayanan neurologi di rumah sakit jiwa milik Pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut.

​Fasilitas Unggulan Mutakhir: EEG, PEG, dan TMS

​Tidak hanya unggul dari sisi sumber daya manusia, Layanan Saraf RSKJ Soeprapto juga ditopang oleh jajaran peralatan medis mutakhir yang tergolong langka dan tidak dimiliki oleh semua rumah sakit. Fasilitas unggulan tersebut meliputi:

  1. ​Electroencephalography (EEG): Alat rekam aktivitas listrik otak yang krusial untuk mendeteksi penyakit saraf.
  2. ​Percutaneous Endoscopic Gastrostomy (PEG): Prosedur pemasangan tabung makan langsung ke lambung untuk pasien dengan gangguan menelan.
  3. ​Transcranial Magnetic Stimulation (TMS): Teknologi mutakhir berbasis stimulasi gelombang elektromagnetik untuk saraf otak.

​“Alat EEG sangat diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien epilepsi, sekaligus untuk kontrol lanjutan apabila pasien ingin menghentikan obat setelah kejangnya terkontrol,” jelas dr. Aulia.

Alat Trapi TMS

​Lebih lanjut, dr. Aulia memaparkan bahwa teknologi TMS memberikan dimensi baru dalam kesembuhan pasien. Terapi non-invasif ini memiliki efektivitas yang tinggi untuk:

  1. ​Rehabilitasi Pasca-Stroke: Membantu perbaikan dan peningkatan kekuatan motorik pasien.
  2. ​Kesehatan Jiwa: Membantu penanganan klinis pada kasus depresi.
  3. ​Manajemen Nyeri: Mengurangi gejala nyeri kepala (migrain/vertigo) serta gangguan nyeri kronis lainnya.

​Hari Pertama Langsung Berikan Pelayanan Optimal

​Animo masyarakat terhadap kehadiran layanan baru ini langsung terlihat pada hari pertama dr. Aulia bertugas. Poliklinik Saraf RSKJ Soeprapto langsung dibanjiri pasien dengan berbagai keluhan kelistrikan otak dan saraf.

​Mayoritas pasien yang datang di hari pertama didominasi oleh penderita epilepsi, stroke, dan nyeri kronis. Guna memberikan penanganan yang akurat, beberapa pasien langsung diarahkan untuk menjalani pemeriksaan penunjang EEG maupun terapi stimulasi otak TMS sesuai dengan indikasi medis masing-masing.

​Dengan perpaduan keahlian spesialis, pelayanan yang responsif, serta dukungan teknologi EEG, PEG, dan TMS, RSKJ Soeprapto kini siap menjadi pusat rujukan baru yang terpercaya untuk penanganan penyakit saraf di Provinsi Bengkulu.

Pewarta : Nurul

Editor : Doni