MAN Rejang Lebong Sediakan Loker HP di Setiap Kelas, Batasi Penggunaan Gawai Saat Belajar

MAN Rejang Lebong Sediakan Loker HP di Setiap Kelas, Batasi Penggunaan Gawai Saat Belajar

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 23, 2026
Image : Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong menerapkan kebijakan baru dengan menyediakan loker penyimpanan telepon genggam (HP) di setiap ruang kelas.

Rejang Lebong, Poroskeadilan.com. – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong menerapkan kebijakan baru dengan menyediakan loker penyimpanan telepon genggam (HP) di setiap ruang kelas. Langkah ini dilakukan untuk membatasi penggunaan gawai selama proses belajar mengajar tanpa menghilangkan pemanfaatannya sebagai sarana pembelajaran berbasis teknologi.

Kebijakan yang mulai diterapkan pada Juli 2026 ini merupakan salah satu upaya sekolah menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif sekaligus mengurangi distraksi akibat penggunaan HP di luar kepentingan akademik.

Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, mengatakan penyediaan loker HP menjadi solusi atas tantangan penggunaan gawai di lingkungan sekolah. Menurutnya, siswa tetap diperbolehkan menggunakan HP apabila dibutuhkan dalam proses pembelajaran dan berada di bawah pengawasan guru.

«”Tujuannya adalah membatasi siswa menggunakan HP saat jam pelajaran, namun tidak membatasi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi. Jika ada materi yang membutuhkan informasi dari HP, guru akan membuka loker dan mengawasi penggunaannya. Setelah pembelajaran selesai, siswa kembali menyimpan HP di loker dan menguncinya,” ujar Yusrijal, Rabu (22/7).»

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap dampak negatif penggunaan gawai yang berlebihan, seperti menurunnya konsentrasi belajar, penyalahgunaan media sosial, hingga akses terhadap konten yang tidak sesuai bagi pelajar.

Melalui sistem loker HP, pihak sekolah berharap proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih fokus, interaktif, dan efektif, tanpa mengabaikan pentingnya literasi digital di era teknologi.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Marlina, mengatakan ide pengadaan loker HP lahir sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih disiplin dan sehat.

Menurutnya, MAN Rejang Lebong telah lama menerapkan aturan larangan penggunaan HP selama jam pelajaran. Namun, implementasi aturan tersebut masih menemui berbagai kendala sehingga diperlukan solusi yang lebih efektif.

“Dengan adanya loker HP di setiap kelas, pengawasan menjadi lebih mudah dan siswa tetap dapat memanfaatkan teknologi secara terarah sesuai kebutuhan pembelajaran,” kata Marlina.

MAN Rejang Lebong berharap kebijakan ini mampu menumbuhkan kedisiplinan siswa dalam menggunakan teknologi serta menciptakan budaya belajar yang lebih produktif dan bertanggung jawab.

Editor : Doni