DPRD Seluma Rekomendasikan Evaluasi Kepala SMPN 5, Guru Tetap Tolak Kepemimpinan

DPRD Seluma Rekomendasikan Evaluasi Kepala SMPN 5, Guru Tetap Tolak Kepemimpinan

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 30, 2026
🗂️ Seluma
Image : Komisi I DPRD Kabupaten Seluma menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik di SMP Negeri 5 Seluma yang melibatkan kepala sekolah dan dewan guru. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat DPRD Seluma, Senin (29/6/2026).

Seluma, Poroskeadilan.com. – Komisi I DPRD Kabupaten Seluma menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik di SMP Negeri 5 Seluma yang melibatkan kepala sekolah dan dewan guru. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat DPRD Seluma, Senin (29/6/2026).

RDP tersebut dihadiri Komisi I DPRD Seluma, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma, pihak sekolah, serta perwakilan dewan guru guna mencari solusi atas konflik yang terjadi di lingkungan SMP Negeri 5 Seluma.

Dalam forum tersebut, para guru menyampaikan berbagai persoalan yang mereka alami sejak pergantian kepala sekolah. Mereka menilai pola komunikasi, kebijakan internal, hingga hubungan kerja di lingkungan sekolah tidak lagi berjalan harmonis. Sejumlah guru juga mengaku merasa tidak nyaman dan menduga adanya intimidasi dalam pelaksanaan tugas.

Usai rapat, perwakilan guru SMP Negeri 5 Seluma, Nurpanca, S.Pd., menegaskan bahwa hasil RDP tidak mengubah sikap para guru.

«”Kami sudah melakukan evaluasi terhadap seluruh hal yang disampaikan dalam rapat. Sampai saat ini kami tetap pada keputusan awal. Sebanyak 29 guru yang menandatangani surat penolakan masih menolak Ibu Fitri Harneli sebagai Kepala SMPN 5 Seluma,” tegas Nurpanca.»

Menanggapi persoalan tersebut, Komisi I DPRD Seluma mengeluarkan empat rekomendasi. Salah satu poin utama adalah meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma segera melakukan evaluasi terhadap kondisi yang terjadi di SMP Negeri 5 Seluma.

Anggota Komisi I DPRD Seluma, Febrinanda, mengatakan evaluasi diperlukan untuk mengetahui akar permasalahan yang menyebabkan hubungan antara kepala sekolah dan para guru tidak berjalan harmonis.

«”Ada empat rekomendasi dari DPRD. Pertama, evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah bersama guru. Kedua, karena ini pemimpin baru, lebih baik semua pihak saling memperbaiki diri,” ujarnya.»

Menurut Febrinanda, hasil pembahasan menunjukkan persoalan yang terjadi lebih disebabkan oleh lemahnya komunikasi dan belum terbangunnya hubungan kerja yang baik antara kepala sekolah dengan tenaga pendidik.

«”Kami melihat belum sinkron antara pimpinan baru dengan guru-guru. Ini lebih kepada komunikasi dan pola kepemimpinan,” katanya.»

DPRD Seluma berharap rekomendasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar suasana belajar mengajar di SMP Negeri 5 Seluma kembali kondusif, sehingga proses pendidikan tidak terganggu dan pelayanan kepada peserta didik tetap berjalan optimal.

Editor : Doni