Kemensetneg dan Kedubes Tiongkok Gelar Alumni Gathering, Perkuat Jejaring Kerja Sama Indonesia–China

Kemensetneg dan Kedubes Tiongkok Gelar Alumni Gathering, Perkuat Jejaring Kerja Sama Indonesia–China

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 13, 2026
🗂️ Jakarta
Image: Kemensetneg dan Kedubes Tiongkok Gelar Alumni Gathering, Perkuat Jejaring Kerja Sama Indonesia–China / sumber FB

Jakarta, Poroskeadilan.com.-– Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri (KTLN) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menggelar kegiatan Alumni Gathering: Indonesia-China Technical Cooperation Program di Gedung Krida Bhakti Kemensetneg, Kamis (11/6/2026).

Mengusung tema “Silk Road Night Market Reunion”, kegiatan tersebut menjadi forum resmi pertama yang mempertemukan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang merupakan alumni program pelatihan Pemerintah Tiongkok.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan reuni para alumni, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring kerja sama serta meningkatkan keberlanjutan program pengembangan kapasitas sumber daya manusia antara Indonesia dan Tiongkok.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok, para menteri, pejabat Eselon I dan Eselon II dari 16 kementerian dan lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam kerja sama teknis kedua negara.

Biro KTLN Kemensetneg menjadikan kegiatan ini sebagai pilot project pengembangan model alumni engagement yang bertujuan membangun kolaborasi berkelanjutan antaralumni dan institusi terkait.

Melalui forum tersebut, para alumni diharapkan dapat menjadi penghubung strategis dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok melalui pemanfaatan pengetahuan, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama mengikuti program pelatihan.

Selain mempererat hubungan antaralumni, kegiatan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik yang dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di masing-masing instansi.

Kemensetneg menilai keberadaan para alumni program kerja sama teknik Indonesia–Tiongkok memiliki peran penting sebagai agen perubahan sekaligus “jembatan diplomasi” yang mampu memperkuat hubungan kedua negara berdasarkan prinsip saling percaya, saling menghormati, dan saling menguntungkan.

Melalui penguatan jejaring alumni, diharapkan kerja sama Indonesia dan Tiongkok di bidang pengembangan sumber daya manusia, teknologi, pemerintahan, serta sektor strategis lainnya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

Editor: Dodi