Pemkot Makassar Raih Penghargaan Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun

Pemkot Makassar Raih Penghargaan Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun

👤 Oleh Redaksi
🕒 Mei 30, 2026
🗂️ Pendidikan
Image : Penyerahan Penghargaan Apresiasi Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026

Makasar, Poroskeadilan.com. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan, meraih penghargaan Apresiasi Komitmen Wajib Belajar 13 Tahun dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atip Latipulhayat, di Kantor Kemendikdasmen RI, Jakarta, Senin (25/5/2026) malam.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi mengatakan penghargaan tersebut dipersembahkan untuk seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta peserta didik di Kota Makassar.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan anak-anak didik kita di Kota Makassar, karena ini hasil kerja keras semua tenaga pendidik di kota ini,” ujar Appi dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Makassar sehingga berbagai kebijakan terus diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni memberikan perhatian khusus kepada tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan dan daerah terluar Kota Makassar.

“Kami di Pemerintah Kota telah memberikan insentif tambahan kepada para tenaga pengajar yang bertugas jauh dari pusat kota, khususnya di pulau-pulau terluar Kota Makassar,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Selain itu, Pemkot Makassar juga menggandeng sektor swasta melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung pengembangan fasilitas dan infrastruktur pendidikan.

Pemerintah Kota Makassar juga membentuk satuan tugas (satgas) dan relawan anak putus sekolah sebagai upaya memastikan seluruh anak usia sekolah kembali mendapatkan akses pendidikan.

“Kami membangun satgas dan relawan anak putus sekolah untuk memastikan semua anak-anak kembali masuk sekolah. Tidak boleh ada lagi anak di Kota Makassar yang tidak mendapatkan hak pendidikan,” tegas Appi.

Editor : Doni