Kuota Berubah, Layanan Ditingkatkan: Bengkulu Siap Berangkatkan Jemaah Haji 2026

Kuota Berubah, Layanan Ditingkatkan: Bengkulu Siap Berangkatkan Jemaah Haji 2026

👤 Oleh Redaksi
🕒 April 14, 2026

Bengkulu, Poroskeadilan.com — Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Provinsi Bengkulu kini memasuki fase akhir. Pemerintah daerah memastikan seluruh aspek, baik teknis maupun administratif, terus dipoles demi menjamin kelancaran keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji (PPIH) Gelombang I Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Asrama Haji Bengkulu, Selasa (14/4). Rapat ini dipimpin oleh Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar.

Rakor ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kantor Wilayah Kementerian Agama, hingga instansi terkait lainnya, sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor.

Dalam arahannya, Khairil menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kesehatan jemaah, kesiapan transportasi, hingga koordinasi antarinstansi. Ia juga menyoroti adanya perubahan sistem kuota keberangkatan yang kini diterapkan secara nasional, tidak lagi berbasis kabupaten/kota seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Seluruh tahapan terus kita kawal agar berjalan sesuai jadwal. Termasuk proses lelang transportasi yang saat ini masih berlangsung, baik untuk bus, pesawat, maupun pengangkutan barang,” ujarnya.

Pemerintah optimistis seluruh persiapan akan rampung tepat waktu. Sesuai jadwal, para jemaah dijadwalkan mulai masuk ke Asrama Haji Bengkulu pada 23 April mendatang.

Penyampaian materi dan arahan kepada PPIH Gelombang I Tahun 1447 H/2026 M. (Murdani)

Pada musim haji 2026, jumlah jemaah asal Bengkulu tercatat sebanyak 1.276 orang, ditambah 68 jemaah lanjut usia, sehingga total mencapai 1.354 orang.

Khairil juga mengingatkan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan, terutama menjelang simulasi keberangkatan dan tahap finalisasi sebelum jemaah diberangkatkan ke bandara internasional.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Intihan, menyampaikan bahwa seluruh proses persiapan telah mendekati tahap akhir. Ia memastikan tahapan administrasi seperti verifikasi data, pelunasan biaya, pemeriksaan kesehatan, hingga pengurusan paspor dan visa berjalan sesuai jadwal.

Untuk meningkatkan kualitas layanan, pihaknya akan menerapkan sistem one stop service di Asrama Haji Bengkulu. Melalui sistem ini, seluruh kebutuhan jemaah—mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pembagian dokumen perjalanan—dapat diselesaikan dalam satu lokasi.

“Kami berharap seluruh pihak terus berkolaborasi agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah,” kata Intihan.

Dengan persiapan yang semakin matang, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berlangsung optimal sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah.

Penulis: Murdani

Editor: Hari Budi