Kolaborasi Jadi Kunci! BPD HIPMI Bengkulu Susun Strategi Konkret, Siapkan Legasi Ekonomi Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci! BPD HIPMI Bengkulu Susun Strategi Konkret, Siapkan Legasi Ekonomi Daerah

👤 Oleh Redaksi
🕒 September 27, 2025
🗂️ BISNIS

Bengkulu, Poroskeadilan.com – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) sebagai forum strategis dalam memperkuat peran organisasi dan menyusun langkah konkret ke depan. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, dan dihadiri jajaran pengurus harian maupun pengurus lengkap.

‎Dalam keterangannya, Yosia Yodan menegaskan bahwa inti dari RBPL adalah kolaborasi. Ia menyampaikan, rapat ini tidak hanya membahas internal organisasi, tetapi juga merumuskan agenda nyata yang bisa memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat luas.

‎“Kita sebagai putra Bengkulu harus bisa bermanfaat, baik untuk organisasi maupun orang banyak,” ujarnya, di Luma Kraving, Jumat (26/9/2025).

‎Salah satu hasil keputusan penting dalam rapat tersebut adalah penunjukan Singgih Tribowo sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK). Singgih yang dikenal sebagai seorang advokat, juga aktif di bidang komoditas kopi, serta pernah menjadi staf ahli di parlemen. Dengan latar belakang tersebut, ia diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi dan mendorong regenerasi kader.

‎Selain penunjukan pengurus, RBPL juga membahas program kerja strategis. Yosia menyebutkan bahwa HIPMI Bengkulu tengah menggagas kegiatan bertajuk HIPMI Goes to Campus sebagai ajang transfer pengetahuan dan motivasi bagi mahasiswa. Dalam program ini, para pengurus inti secara bergiliran akan memberikan materi terkait kewirausahaan dan kepemimpinan.

‎“Bulan lalu sudah diisi oleh Ketua Bidang UMKM, bulan depan giliran Ketua Bidang lain, dan seterusnya. Harapannya mahasiswa bisa mendapat inspirasi dari pengusaha muda daerah,” kata Yosia.

‎Tak hanya itu, HIPMI Bengkulu juga menyiapkan langkah konkret di bidang investasi. Melalui kerja sama dengan PT DHB, organisasi ini akan membentuk badan usaha bersama yang direncanakan mulai berjalan pada pertengahan 2026. Konsep yang diusung adalah bisnis food and beverage (F&B) dengan dukungan fasilitas tambahan seperti sport club.

‎Rencana tersebut ditargetkan memiliki modal awal sekitar Rp1,8 miliar. Yosia optimistis, dengan kolaborasi antaranggota yang memiliki basis pasar masing-masing, usaha ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

‎“Kalau ini berhasil, bukan tidak mungkin kita buka cabang di kabupaten lain atau daerah yang berpotensi. Intinya, kita ingin meninggalkan legasi yang baik untuk HIPMI Bengkulu,” tegasnya.

‎Melalui RBPL, HIPMI Bengkulu meneguhkan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi wadah berkumpul para pengusaha muda, tetapi juga motor penggerak pembangunan ekonomi daerah. Kolaborasi, regenerasi kader, serta penciptaan usaha konkret menjadi fokus utama yang diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi Provinsi Bengkulu