Masyarakat Bengkulu Keluhkan Sulitnya Penukaran Uang Baru Di BI Jelang Idul Fitri

Masyarakat Bengkulu Keluhkan Sulitnya Penukaran Uang Baru Di BI Jelang Idul Fitri

👤 Oleh Padmin
🕒 Maret 23, 2025
🗂️ BISNIS

Bengkulu, Poroskeadilan.com – Masyarakat Provinsi Bengkulu menyampaikan keluhan terkait sulitnya mengakses layanan penukaran uang baru menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Tradisi menukar uang menjadi pecahan baru merupakan bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia, namun tahun ini masyarakat di Bengkulu merasakan perbedaan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Minggu, 23 Maret 2025.

Pasalnya, layanan penukaran uang baru kini terpusat dan hanya dapat diakses melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu. Perubahan ini sangat disayangkan dan dikeluhkan oleh masyarakat karena proses dan prosedur penukaran dinilai rumit dan sulit, serta adanya pembatasan jumlah penukaran.

Untuk dapat melakukan penukaran uang baru, masyarakat diwajibkan mendaftar dan mengakses aplikasi “SI PINTAR BI”. Hal ini menjadi kendala besar bagi sebagian masyarakat, terutama mereka yang tidak familiar dengan teknologi atau memiliki keterbatasan akses internet. Akibatnya, banyak masyarakat yang merasa kesulitan untuk mendapatkan uang pecahan baru yang biasanya mereka persiapkan untuk berbagi dengan keluarga dan kerabat di hari raya.

“Biasanya kami mudah menukar uang baru di bank-bank umum atau bahkan ada layanan kas keliling. Tapi tahun ini semuanya harus ke BI dan lewat aplikasi. Ini sangat menyulitkan, apalagi tidak semua orang mengerti cara pakainya,” ujar Oki, salah satu warga Bengkulu yang menyampaikan keluhannya.

Keluhan serupa juga ramai disampaikan melalui berbagai platform media sosial dan diskusi antar warga. Mereka menyayangkan kebijakan ini yang dianggap tidak mempertimbangkan kondisi dan kemampuan seluruh lapisan masyarakat Bengkulu. Proses pendaftaran melalui aplikasi, verifikasi data, hingga jadwal penukaran yang terbatas dinilai memakan waktu dan tenaga, serta tidak praktis bagi sebagian besar masyarakat.

Masyarakat berharap agar Bank Indonesia dapat mempertimbangkan kembali kebijakan ini dan mencari solusi yang lebih inklusif agar seluruh masyarakat Bengkulu dapat dengan mudah mengakses layanan penukaran uang baru menjelang Hari Raya Idul Fitri, sesuai dengan tradisi yang telah berjalan selama bertahun-tahun.

🏷️ Tag: