Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah

Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah

👤 Oleh Redaksi
🕒 Agustus 6, 2026
🗂️ NASIONAL
Image : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan instruksi Presiden untuk segera mengambil langkah-langkah penyelesaian atas pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah, terutama di Kalimantan.

Jakarta, Poroskeadilan.com.– Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran terkait untuk segera mengambil langkah-langkah penyelesaian atas pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah, terutama di Kalimantan.

Instruksi tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Bahlil mengatakan hingga saat ini masih terdapat beberapa titik yang mengalami pemadaman listrik. Menindaklanjuti arahan Presiden, Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero) diminta segera mengambil langkah terukur agar pasokan listrik kembali normal.

«”Presiden meminta agar langkah-langkah penyelesaian segera dilakukan bersama PLN sehingga permasalahan ini dapat ditangani dengan baik,” ujar Bahlil.»

Ia menegaskan, pemadaman listrik yang terjadi bukan disebabkan oleh keterbatasan pasokan energi. Pemerintah memastikan ketersediaan energi dalam kondisi aman, sementara penyelesaian gangguan teknis terus dilakukan bersama PLN.

Selain membahas penanganan pemadaman listrik, Presiden Prabowo juga memberikan arahan terkait stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Bahlil, Presiden meminta agar harga BBM, khususnya BBM bersubsidi, tetap dijaga agar tidak membebani masyarakat. Sementara itu, penyesuaian harga BBM nonsubsidi akan mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia.

Pemerintah memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi kelistrikan maupun dinamika harga energi guna menjaga pelayanan kepada masyarakat serta stabilitas sektor energi nasional.

Sumber: BPMI Sekretariat Presiden.

Editor : Doni