Pemkab Bengkulu Tengah Jajaki Kolaborasi Program SMK Go Global, Siapkan SDM Bersaing di Pasar Kerja Internasional

Pemkab Bengkulu Tengah Jajaki Kolaborasi Program SMK Go Global, Siapkan SDM Bersaing di Pasar Kerja Internasional

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 29, 2026
Image : Kunjungan tim Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan untuk membahas peluang kolaborasi program SMK Go Global serta penyiapan sumber daya manusia (SDM) daerah yang siap bekerja di luar negeri.

Bengkulu Tengah, Poroskeadilan.com.  – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menerima kunjungan tim Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan untuk membahas peluang kolaborasi program SMK Go Global serta penyiapan sumber daya manusia (SDM) daerah yang siap bekerja di luar negeri.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam mendukung program SMK Go Global, sekaligus melihat kesiapan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi di Bengkulu Tengah dalam mencetak calon pekerja migran Indonesia yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Dalam pertemuan itu, tim KP2MI dan BP3MI Sumatera Selatan memaparkan tujuan kunjungan kerja yang mencakup wilayah Sumatera Selatan, Provinsi Bengkulu, dan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Perwakilan KP2MI menjelaskan, program SMK Go Global merupakan salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia sekaligus memperluas peluang kerja di luar negeri.

Program tersebut menargetkan penempatan 500 ribu tenaga kerja Indonesia ke luar negeri, yang terdiri atas 300 ribu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 200 ribu masyarakat umum yang telah memenuhi kualifikasi kerja.

«”Pak Presiden menargetkan 500.000 tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri. Komposisinya adalah 300.000 lulusan SMK dan 200.000 masyarakat umum yang siap bekerja di luar negeri,” ujar perwakilan KP2MI.»

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah terus melakukan evaluasi dan pemetaan terhadap kesiapan lembaga pendidikan vokasi maupun lembaga pelatihan. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, infrastruktur pendukung, kurikulum, pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga kesiapan tenaga pengajar.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, diharapkan program SMK Go Global mampu mencetak tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Editor : Doni