ak Ada Keluarga yang Mengaku, Jenazah Pria Misterius Temuan di Sungai Ketapang Dimakamkan Dinsos Kepahiang
Kepahiang, Poroskeadilan.com. – Jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Ketapang, Desa Kelilik, Kecamatan Kepahiang, akhirnya dimakamkan setelah tidak ada pihak keluarga yang datang untuk mengakuinya.
Proses pemakaman dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang pada Rabu (8/7/2026) malam, setelah jenazah secara resmi diserahkan oleh pihak kepolisian.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang, Helmi Johan, mengatakan jenazah dimakamkan di kawasan Sidodadi, Kelurahan Pasar Ujung, Kecamatan Kepahiang. Keputusan tersebut diambil karena hingga batas waktu yang telah ditentukan, tidak ada satu pun pihak keluarga yang melapor atau mengaku sebagai kerabat korban.
“Jenazah kami makamkan setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian karena sampai batas waktu yang ditentukan tidak ada keluarga yang datang untuk mengidentifikasi maupun mengambil jenazah,” ujar Helmi Johan.
Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu menjalani proses visum dan autopsi sebagai bagian dari penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian untuk mengungkap identitas korban maupun penyebab kematiannya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga korban bukan merupakan warga Kabupaten Kepahiang.
Adapun ciri-ciri korban yakni berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan sekitar 160 sentimeter, memiliki tato di lengan atas sebelah kiri, serta saat ditemukan mengenakan sweater berwarna abu-abu.
Kondisi jenazah yang telah mengalami pembusukan menyulitkan proses identifikasi. Selain itu, petugas juga tidak menemukan kartu identitas maupun barang-barang pribadi yang dapat mengungkap jati diri korban.
Dari kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum akhirnya ditemukan warga di aliran Sungai Ketapang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polres Kepahiang untuk membantu proses identifikasi.
Editor : Doni