Peran Aktif Amankan Penyelenggaraan Haji, Polri Digganjar Penghargaan Kementerian Haji dan Umrah

Peran Aktif Amankan Penyelenggaraan Haji, Polri Digganjar Penghargaan Kementerian Haji dan Umrah

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 5, 2026
🗂️ Jakarta
Image/Muhamad Irfan yusuf Polri Digganjar Penghargaan Kementerian Haji dan Umrah

Jakarta, Poroskeadilan.com.  – Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji di Asrama Haji Jakarta Timur, Sabtu (4/7/2026).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. Mochamad Irfan Yusuf, kepada Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, sebagai representasi institusi Polri.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas peran aktif Polri dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, pengamanan, perlindungan terhadap jemaah, hingga penegakan hukum guna memastikan seluruh proses penyelenggaraan haji berlangsung aman, tertib, lancar, dan sesuai ketentuan.

Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan haji tahun 1447 H/2026 M sekaligus memberikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh mitra kerja yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah bekerja keras memberikan waktu, tenaga, dan pikiran dalam pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji. Berkat kerja sama seluruh jajaran, kita menerima banyak apresiasi atas pelayanan haji tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Sinergi antarkementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan berbagai unsur pendukung menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.

Sepanjang penyelenggaraan ibadah haji 2026, Polri berperan aktif dalam mendukung berbagai tahapan, mulai dari pengamanan proses keberangkatan dan kepulangan jemaah, memperkuat koordinasi lintas sektor, melindungi masyarakat dari praktik penyalahgunaan penyelenggaraan perjalanan ibadah, hingga melakukan penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi mengganggu kelancaran penyelenggaraan haji.

Sebagai bagian dari penguatan koordinasi tersebut, Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal.

Satgas ini bertugas memperkuat pengawasan, meningkatkan langkah pencegahan, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menindak tegas pihak-pihak yang menyalahgunakan penyelenggaraan ibadah haji.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Polri.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polri bersama kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung pelayanan terbaik kepada jemaah haji.

“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji. Kami memandang penghargaan ini bukan hanya sebagai capaian institusi, tetapi juga sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya guna mendukung kebijakan pemerintah di bidang penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut Johnny, hasil evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini akan menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya, sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, tertib, dan memperoleh perlindungan secara optimal sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.

Editor: Doni