Prabowo Pastikan Stok Pangan Aman, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi El Nino Godzilla

Prabowo Pastikan Stok Pangan Aman, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi El Nino Godzilla

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 22, 2026
🗂️ NASIONAL
Image : Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.

Jakarta, Poroskeadilan.com. – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (18/6/2026), guna memastikan ketersediaan stok pangan nasional serta kesiapan infrastruktur pertanian dalam menghadapi potensi dampak fenomena iklim El Nino Godzilla.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim yang berpotensi memengaruhi sektor pertanian dan peternakan.

Usai pertemuan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa kondisi cadangan pangan nasional saat ini masih dalam kategori aman. Hingga Juni 2026, stok beras nasional tercatat mencapai sekitar 5,2 juta ton.

“Cadangan beras nasional saat ini sekitar 5,2 juta ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Amran.

Selain memastikan kecukupan stok pangan, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi potensi dampak El Nino Godzilla. Berbagai infrastruktur pendukung pertanian telah dipersiapkan guna menjaga produktivitas sektor pangan nasional.

Langkah-langkah tersebut meliputi pembangunan embung, penyediaan irigasi pompa, pembangunan sumur dalam, program pompanisasi, optimalisasi lahan pertanian, hingga pencetakan sawah baru di sejumlah daerah.

Menurut Amran, upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga produksi pangan tetap stabil meskipun menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang dapat memicu kekeringan di berbagai wilayah.

Di sektor peternakan, pemerintah juga terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan telur di pasaran. Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara peternak, pemerintah, dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Pemerintah berharap berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan dapat menjaga ketahanan pangan nasional serta melindungi sektor pertanian dan peternakan dari dampak perubahan iklim yang diperkirakan akan terjadi dalam beberapa waktu mendatang.

Editor : Doni