Bupati Kepahiang Hadiri Pembukaan Festival Tabut 2026, Dukung Pengembangan Wisata Budaya Bengkulu

Bupati Kepahiang Hadiri Pembukaan Festival Tabut 2026, Dukung Pengembangan Wisata Budaya Bengkulu

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 17, 2026
🗂️ Kepahiang
Image: Bupati Kepahiang Hadiri Pembukaan Festival Tabut 2026, Dukung Pengembangan Wisata Budaya Bengkulu/sumber Nurul

Bengkulu, Poroskeadilan.com. – Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP., didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Kepahiang, Ny. Hj. Emi Nurhayati, menghadiri pembukaan Festival Tabut 2026 yang digelar di Lapangan Sport Center Kota Bengkulu, Selasa (17/6/2026) malam pukul 20.00 WIB.

Festival budaya tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Muharram tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Turut mendampingi dalam kegiatan itu Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus mendorong kemajuan Festival Tabut agar semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional.

“InsyãAllah, kami selalu berkomitmen untuk terus mendorong Festival Tabut Bengkulu agar semakin maju. Selain itu, ke depan kami juga akan menggagas sebuah event setara Festival Tabut yang bertajuk Semarak Merah Putih,” ujar Helmi Hasan.

Ia menjelaskan, kegiatan Semarak Merah Putih nantinya akan digelar secara bergilir di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Setiap pelaksanaan direncanakan berlangsung selama 10 hari di satu lokasi dengan menghadirkan berbagai hiburan, termasuk penampilan artis nasional.

“Kami akan melaksanakan Semarak Merah Putih di seluruh kabupaten dan kota untuk masyarakat Bengkulu. Setiap titik direncanakan berlangsung selama 10 hari dengan menghadirkan artis ibu kota,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata menyambut positif penyelenggaraan Festival Tabut 2026. Menurutnya, festival budaya yang telah menjadi ikon Provinsi Bengkulu tersebut memiliki potensi besar dalam menarik wisatawan dari berbagai daerah.

“Festival Tabut merupakan salah satu wisata budaya unggulan Bengkulu yang mampu menarik wisatawan luar daerah untuk berkunjung. Dengan adanya Festival Tabut 2026 ini, kita berharap dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Bengkulu,” singkatnya.

Festival Tabut sendiri merupakan tradisi budaya dan religi yang telah menjadi agenda tahunan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Selain melestarikan warisan budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi pariwisata serta penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, perdagangan, dan jasa.

Editor: Dodi