Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia, Disambut Presiden Prabowo di Istana Merdeka

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia, Disambut Presiden Prabowo di Istana Merdeka

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 16, 2026
🗂️ Jakarta
Image: Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia, Disambut Presiden Prabowo di Istana Merdeka//

Jakarta, Poroskeadilan.com. – Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, bersama Ibu Negara Elke Büdenbender melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, Senin (15/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jerman di berbagai sektor strategis.

Pesawat yang membawa Presiden Steinmeier beserta rombongan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.20 WIB. Kedatangannya disambut oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama sejumlah pejabat dari kedua negara.

Usai prosesi penyambutan di bandara, Presiden Steinmeier langsung menuju Istana Merdeka, Jakarta. Setibanya di istana, ia disambut secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kedua kepala negara tampak berjabat tangan hangat sebelum bersama-sama menuju beranda depan Istana Merdeka untuk mengikuti upacara penyambutan kenegaraan.

Upacara berlangsung khidmat dengan diawali pengumandangan lagu kebangsaan Republik Indonesia dan Republik Federal Jerman. Prosesi tersebut turut diiringi dengan 21 kali dentuman meriam sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier melakukan inspeksi pasukan kehormatan sebelum saling memperkenalkan anggota delegasi masing-masing negara yang hadir dalam agenda kenegaraan tersebut.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan buku tamu kenegaraan dan sesi foto bersama di Ruang Kredensial Istana Merdeka.

Setelah prosesi penyambutan selesai, Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis serta peluang penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jerman.

Kunjungan kenegaraan ini diharapkan semakin mempererat hubungan diplomatik kedua negara, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang ekonomi, investasi, pendidikan, teknologi, kesehatan, dan pembangunan berkelanjutan.

Editor: Dodi