Belqis Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian di Pantai Badri Mukomuko
Mukomuko, Poroskeadilan.com.– Harapan keluarga dan tim SAR gabungan untuk menemukan Belqis (13), pelajar SMP asal Desa Pondok Batu, Kecamatan Kota Mukomuko, dalam kondisi selamat akhirnya pupus.
Korban yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Badri pada Selasa lalu, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026) sore.
Jasad Belqis ditemukan mengapung di perairan Pantai Badri sekitar pukul 17.15 WIB. Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat yang sejak hari pertama kejadian turut membantu proses pencarian bersama tim SAR gabungan.
Setelah ditemukan, jasad korban segera dievakuasi ke daratan oleh warga bersama personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan sejumlah relawan yang terlibat dalam operasi pencarian.
Kepala Desa Pondok Batu, Joni Susandra, membenarkan bahwa korban yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus laut telah ditemukan setelah dua hari dilakukan pencarian intensif.
“Korban sudah ditemukan pada sore hari dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Joni.
Sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan sempat memperluas area pencarian pada hari kedua operasi karena belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban sejak pagi hari.
Pencarian dilakukan secara masif melalui jalur laut menggunakan perahu karet (rubber boat) dan penyisiran darat di sepanjang garis pantai.
Danpos Basarnas Mukomuko, M. Apriyanto, menjelaskan bahwa area pencarian diperluas hingga radius sekitar lima kilometer dari titik awal lokasi korban dilaporkan terseret ombak.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi gelombang dan arus laut sedang tidak bersahabat.
Editor: Dodi