Tingkatkan Standar Keselamatan Pasien, HIPPII Bengkulu Gelar Seminar PPI dan Kongres Wilayah II di RSKJ Soeprapto
Bengkulu,Poroskeadilan.com – Dalam upaya memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam pencegahan infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan, Himpunan Perawat Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Indonesia (HIPPII) Cabang Bengkulu menyelenggarakan Seminar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta Kongres Wilayah II. Acara ini berlangsung khidmat di Aula Ratu Samban, RSKJ Soeprapto Bengkulu, pada Sabtu (9/5/2026).

Poto bersama ketua DPW PPNI serta jajaran dalam acara seminar pencegahan dan pengendalian inflasi.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bengkulu, H. Fauzan Adriansah, SKM., M.M. Dalam sambutannya, beliau menekankan krusialnya peran perawat PPI (Infection Prevention Control Nurse) sebagai garda terdepan dalam menurunkan angka infeksi nosokomial di rumah sakit.
”Penerapan protokol PPI yang ketat bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama keselamatan pasien. Melalui Kongres Wilayah II ini, kita berharap lahir kepengurusan dan program kerja yang makin progresif untuk mengawal profesionalisme perawat di Bengkulu,” ujar Fauzan.
Selain agenda seminar ilmiah, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi organisasi dengan dilaksanakannya Kongres Wilayah II. Kehadiran perwakilan Pengurus HIPPII Pusat menambah bobot strategis acara ini, sekaligus memberikan arahan terkait standardisasi kompetensi PPI secara nasional yang harus diadaptasi di tingkat daerah.
Poin Penting Kegiatan:
Acara yang dihadiri oleh puluhan perawat dari berbagai fasilitas kesehatan di Provinsi Bengkulu ini tetap mengedepankan profesionalisme tinggi. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Bumi Rafflesia semakin bermutu dan aman bagi masyarakat.
Pewarta | Murdani
Editor | Hari Budi