RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Sinergi Rehabilitasi Medis Melalui Bimtek Fasyankes IPWL 2026
Bengkulu, Poroskeadilan.com – Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. Hal ini diwujudkan melalui agenda “Pertemuan Pembinaan dan Bimtek Rehabilitasi Medis Fasyankes Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Tahun 2026” yang digelar di Aula Ratu Samban RSKJ Soeprapto, Rabu (06/05/2026).

RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Sinergi Rehabilitasi Medis Melalui Bimtek Fasyankes IPWL 2026
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman, A.MK., M.Pd. Dalam sambutannya, Yasman menekankan bahwa penguatan IPWL merupakan langkah strategis dalam menyelamatkan masa depan generasi muda di Bumi Rafflesia dari ancaman narkotika.
”Rehabilitasi medis adalah pilar krusial. Melalui Bimtek ini, kita ingin memastikan bahwa setiap Fasyankes IPWL di seluruh Kabupaten/Kota memiliki standar pelayanan yang seragam, profesional, dan terukur,” ujar Yasman.
Senada dengan hal tersebut, Direktur RSKJ Soeprapto Bengkulu yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik, Ns. Desi Martini, S.Kep., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyelaraskan visi dan prosedur antar-lembaga. Menurutnya, IPWL bukan sekadar tempat pengobatan, melainkan ruang untuk memulihkan martabat pasien.
”Rehabilitasi medis bukan sekadar proses pengobatan fisik, melainkan upaya pemulihan martabat dan masa depan pasien. Kita ingin memastikan layanan yang diberikan tetap humanis namun sesuai dengan regulasi medis yang berlaku,” ungkap Ns. Desi Martini dalam arahannya.
Sebagai pusat rujukan utama kesehatan jiwa di Provinsi Bengkulu, RSKJ Soeprapto berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan bagi Fasyankes lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuat Fasyankes di daerah lebih mandiri dan efektif dalam menangani kasus rehabilitasi medis.
Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh para pengelola layanan rehabilitasi dari berbagai instansi kesehatan se-Provinsi Bengkulu. Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan sinergi dalam mewujudkan Bengkulu yang bersih dari penyalahgunaan narkotika melalui jalur rehabilitasi yang terpadu.
Pewarta | Murdani