Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta

👤 Oleh Redaksi
🕒 Oktober 21, 2026
🗂️ HUKUM
Image : Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi Adrimurlan Chaniago.

Jakarta, Poroskeadilan.com. – Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus bersama Satuan Tugas Pangan mengungkap dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dalam produksi dan perdagangan beras khusus fortifikasi atau beras yang diperkaya vitamin, yang kandungan gizinya diduga tidak sesuai dengan klaim pada label kemasan.

 

Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik telah menyita sebanyak 1.194 kemasan beras dengan berat total 6.405 kilogram, dengan estimasi nilai Rp155.290.000. Selain itu, penyidik turut menyita satu lini rangkaian mesin rice milling unit yang diperkirakan bernilai Rp1 miliar.

 

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi Adrimurlan Chaniago menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari praktik produksi dan perdagangan pangan yang berpotensi merugikan konsumen.

 

“Penanganan perkara ini merupakan bentuk komitmen Polisi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya konsumen pangan. Kami terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan kementerian serta lembaga terkait untuk memastikan setiap dugaan pelanggaran yang merugikan masyarakat dapat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Erdi dalam konferensi pers di Lobby Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

 

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Suhasto menjelaskan, pengungkapan perkara ini berawal dari tindak lanjut atas surat Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional kepada Kapolri tertanggal 15 September 2026 mengenai permasalahan beras fortifikasi.

 

Menindaklanjuti hal tersebut, penyidik bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan penyelidikan terhadap sejumlah produk beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi klaim kandungan gizi pada label kemasannya.

 

Berdasarkan hasil pengambilan sampel oleh petugas pengambil contoh (PPC) Bapanas yang telah tersertifikasi dan pengujian laboratorium, ditemukan lima merek beras yang mutu serta kandungan gizinya dinyatakan tidak sesuai dengan label kemasan. Kelima merek tersebut adalah Idola Hijau Fortifikasi, Idola Merah Fortifikasi, Raja Lele, Cantik Manis, dan Wijaya Kusuma.

 

“Atas temuan tersebut, Bapanas RI melaporkan kepada Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti melalui proses penegakan hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Suhasto.

 

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa 12 saksi, termasuk pihak pelapor dari Bapanas RI, Direktur PT DTA, Kepala Produksi PT DTA, serta meminta keterangan ahli laboratorium dan ahli perlindungan konsumen.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi, keterangan ahli, dan hasil pengujian laboratorium, penyidik menyatakan telah menemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti. Perkara tersebut kemudian ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan melalui gelar perkara.

 

Adapun barang bukti yang disita terdiri atas 388 kemasan beras Idola Merah ukuran 5 kilogram, 190 kemasan Idola Hijau ukuran 5 kilogram, 148 kemasan Cantik Manis ukuran 5 kilogram, 380 kemasan Dewa Tunggal Rojo Lele ukuran 5 kilogram, serta 87 kemasan Wijaya Kusuma ukuran 10 kilogram. Penyidik juga menyita satu lini rangkaian mesin produksi beras fortifikasi.

 

Suhasto menerangkan, lokasi produksi yang menjadi tempat kejadian perkara berada di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur. Dalam proses produksinya, beras jadi ditambahkan kernel sebagai sumber vitamin, melalui tahapan penggilingan, pembersihan, pengayakan, pemisahan batu (destoner), pencampuran (blending), penimbangan, hingga penyegelan kemasan.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan, dalam periode April hingga Agustus 2026, perusahaan tersebut diketahui memproduksi beras fortifikasi sekitar 2.500.000 kilogram. Dengan asumsi harga jual rata-rata Rp18.100 hingga Rp27.998 per kilogram, nilai ekonomis produksi diperkirakan mencapai Rp69.995.000.000.

 

Suhasto menegaskan, penyidik akan terus mendalami perkara tersebut dan melengkapi alat bukti sesuai prosedur hukum.

 

“Polisi berkomitmen melindungi konsumen melalui penindakan terhadap dugaan tindak pidana yang merugikan masyarakat, termasuk pelanggaran di bidang produksi dan perdagangan pangan yang berpotensi menyesatkan konsumen terkait mutu dan kandungan gizi produk. Penanganan perkara ini akan terus kami dalami dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” tegasnya.

 

Atas dugaan perbuatan tersebut, penyidik menerapkan sangkaan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a, huruf d, huruf e, dan huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 miliar.

 

Penanganan perkara ini dilakukan melalui koordinasi lintas instansi yang melibatkan Bareskrim Polri, Bapanas, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Pertanian. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap produksi dan peredaran pangan serta memastikan masyarakat memperoleh produk yang sesuai dengan informasi pada label kemasan.

 

Bareskrim Polri bersama Satgas Pangan akan terus melakukan pendalaman dan langkah-langkah penyidikan sesuai ketentuan hukum guna memberikan kepastian hukum serta melindungi kepentingan masyarakat sebagai konsumen.

Sumber : Humas Polri

Editor : Doni

jika mahjong ways kehilangan semua warnanya apakah simbol permainannya masih mudah dikenali satu tangkapan layar mahjong ways tidak menceritakan segalanya ada konteks yang sering terlewat karyawan mbg tertangkap bermain mahjong ways saat kerja kini mendapatkan sorotan masyarakat benarkah mengganti nominal taruhan bisa memengaruhi scatter mahjong ways ini fakta di balik mitosnya maxwin mahjong ways selalu jadi sorotan mengapa ratusan putaran biasa justru jarang dibicarakan fenomena scatter hitam mahjong ways jadi perbincangan mengapa simbol ini begitu menarik perhatian player mahjong ways 2 vs mahjong wins 3 sama sama mengandalkan multiplier tetapi sensasi bermain berbeda misteri putaran kosong mahjong ways mengapa player sering menganggapnya pertanda scatter akan datang naga emas mahjong pgsoft bukan sekadar hiasan ada filosofi budaya di balik desain ikoniknya mengapa animasi kemenangan mahjong ways terasa memuaskan ini peran warna dan suara mahjong ways dan kebiasaan menghitung scatter dari mana rasa penasaran pemain muncul efek suara mahjong pgsoft punya peran penting detail kecil ini sering tidak disadari di balik tampilan mahjong ways ada sentuhan budaya asia yang membuatnya mudah dikenali mahjong ways di layar ponsel mengapa desain sederhana justru membuat simbol lebih menonjol mahjong ways 1 dan 2 memiliki nuansa berbeda begini pengaruh animasi terhadap pengalaman pemain mengapa kemenangan mahjong ways lebih mudah diingat daripada kekalahan ini penjelasan psikologinya scatter mahjong ways tak kunjung muncul memahami cara kerja keacakan yang sering disalahartikan lucky neko dan mahjong ways mengangkat simbol keberuntungan tetapi punya pendekatan visual berbeda gates of olympus dan mahjong ways sama sama memiliki multiplier mengapa sensasi visualnya berbeda cuplikan kemenangan mahjong ways di media sosial tidak selalu menunjukkan keseluruhan cerita rtp mahjong ways sering disalahpahami mengapa persentase teoretis bukan jaminan kemenangan berita sepak bola Indonesia GameCheckUp - Berita Game Online Terbaru Artikel Kartun, Mainan, dan Makanan Favorit Anak – Nostalgia Jaman Dulu! Mia Baby Kids: Tips Perawatan & Perlengkapan Bayi Sanskari Saree: Inspirasi Fashion Wanita Anggun Breakfast at Lilly's: Resep MPASI & Menu Sehat Bayi Omega Strains: Tips Kesehatan, Fitness & Gaya Hidup Sehat Let's Get Sun Dried: Review Album, Berita & Playlist Musik PlayStoreAR: Review Aplikasi & Game Mobile Terbaik Shandiz Dallas: Resep & Kuliner Timur Tengah Top10VIP: Resort Mewah & Destinasi VIP Dunia Footrotatroll: Panduan Peternakan & Pertanian Siaga Api: Tips Keselamatan Kebakaran & Rumah Aman Bell Road Beef: Resep & Panduan Daging Sapi Desa Ubud: Panduan Wisata & Budaya Ubud Bali Beranda - Foodieku Kata-Kata Galau: Quotes Sedih, Cinta & Motivasi Beranda - Makan Yuk LaneID: Build Hero, Tier List & Tips Mobile Legends Monitory: Review Monitor, PC & Gadget Terbaru Ilmu Sehat: Portal Berita & Edukasi Kesehatan Urus Duit: Berita Keuangan & Cara Membangun Kekayaan Meongguk: Tips Merawat Kucing, Anjing & Peliharaan Bengkel Paham: Panduan Rawat & Servis Motor dan Mobil IDN Kripto: Berita Kripto Terbaru & Edukasi Investasi IDN Media: Berita Terkini Indonesia & Dunia Hari Ini Fairfield Local: Independent Guide to Downtown Fairfield Retail Watch: Retail Industry News & Consumer Rights Mommy A–Z: Panduan Kehamilan, Menyusui & Parenting Minnescoota: Dunia Skuter, Vespa & Motor Listrik Loppnas: Panduan Thrifting & Barang Preloved EssayLancers: Panduan Menulis Esai & Karier Freelance Writer Cek bonus kita powermahjong ways 2 dan fenomena mata tertipu gerakan mengapa perubahan kecil terasa dramatis ketika ubin menjadi pusat perhatian cara mahjong ways mengatur fokus dalam satu layar mahjong ways di era konten 10 detik apa yang sebenarnya ditangkap penonton mengapa tampilan mahjong ways tetap mudah dikenali meski hanya dilihat sepintas di balik jeda animasi mahjong ways ada teknik membangun antisipasi yang menarik dipelajari mahjong ways 2 dan seni menggunakan ruang kosong agar simbol terlihat lebih menonjol satu simbol banyak tafsir mengapa pengguna mahjong ways bisa memiliki persepsi berbeda mahjong ways dan ilusi waktu mengapa beberapa detik bisa terasa lebih lama mahjong ways 2 dalam perspektif desainer ui antara detail ornamen dan kemudahan membaca layar mengapa pola berulang dalam mahjong ways bisa terasa akrab bagi pengguna dari ikon ke cerita bagaimana mahjong ways memanfaatkan simbol untuk membangun identitas mahjong ways dan fenomena fokus selektif mengapa beberapa detail justru mudah terlewat benarkah susunan simbol mahjong ways bisa dibaca sebagai petunjuk mengenal bias pencarian pola mahjong ways 2 dari sudut aksesibilitas seberapa penting perbedaan warna dan bentuk mahjong ways dan budaya tangkapan layar mengapa satu gambar tidak menceritakan semuanya ketika ai bisa meniru tampilan mahjong ways bagaimana membedakan cuplikan asli dan hasil rekayasa mahjong ways dan psikologi ekspektasi mengapa harapan bisa berubah hanya karena gerakan simbol wild bounty showdown dan mahjong ways bagaimana tema barat dan timur membentuk pengalaman berbeda mahjong ways 2 dan ritme interaksi digital mengapa respons layar memengaruhi pengalaman penggunadi tengah tren visual futuristik mengapa motif tradisional mahjong ways masih relevan