BAZNAS Bengkulu Bidik Potensi ZIS dari Vendor dan Mitra Jasa Konstruksi
Bengkulu, Poroskeadilan.com. — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu memperkuat upaya optimalisasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dengan menyasar sektor usaha dan korporasi.
Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan audiensi dan sosialisasi ZIS bersama para vendor serta mitra penyedia jasa konstruksi yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu strategi BAZNAS Provinsi Bengkulu untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS, khususnya dari sektor ketenagakerjaan dan perusahaan yang memiliki aktivitas usaha di wilayah Provinsi Bengkulu.
Optimalisasi potensi ZIS tersebut diharapkan dapat meningkatkan penghimpunan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Upaya BAZNAS tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dukungan itu menjadi bagian penting dalam mendorong kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS dan dunia usaha dalam pengelolaan ZIS.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si., serta Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, S.T., M.Si.
Dari jajaran BAZNAS Provinsi Bengkulu hadir Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Ketua I H. Romli Bin Ronan, Lc., M.H., Wakil Ketua II H. Ir. Harmudya, Wakil Ketua III Nazief Susila Dharma, M.Ak., serta Kepala Pelaksana H. Jundullah, M.Pd.
Sementara itu, kegiatan diikuti para perwakilan perusahaan dan vendor kontraktor yang beroperasi di wilayah Provinsi Bengkulu.
Melalui audiensi tersebut, BAZNAS Provinsi Bengkulu mendorong keterlibatan lebih luas dari sektor usaha dalam pengumpulan ZIS. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem zakat sekaligus mendukung berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat di Bengkulu.
Dengan semakin luasnya keterlibatan perusahaan dan mitra usaha, potensi ZIS di Provinsi Bengkulu diharapkan dapat dihimpun secara lebih optimal dan disalurkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Editor : Doni