Lewat Podcast Tribun Bengkulu, Kapolda Tegaskan Komitmen Wujudkan Polri Profesional dan Humanis
Bengkulu, Poroskeadilan.com. – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berintegritas.
Komitmen tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Podcast Tribun Bengkulu bertajuk Tongkat Estafet Kapolda Bengkulu: Menjaga Kepercayaan Publik – Tantangan Penegakan Hukum yang digelar di Kantor Tribun Bengkulu, Kamis (6/8/2026). Podcast dipandu oleh M. Syah Beni.
Dalam kesempatan itu, Kapolda membagikan perjalanan kariernya sejak bergabung dengan Polri pada 1996 hingga dipercaya menjabat sebagai Kapolda Bengkulu pada Mei 2026. Menurutnya, setiap penugasan merupakan proses pembelajaran yang membentuk karakter kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
Kapolda menegaskan, Polda Bengkulu akan melanjutkan seluruh program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia memastikan proses penyidikan seluruh perkara tetap berjalan secara profesional dan tidak terpengaruh oleh pergantian kepemimpinan.
“Kepastian hukum harus tetap menjadi prioritas utama demi memberikan rasa keadilan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus penegakan hukum di wilayah Bengkulu meliputi pemberantasan tindak pidana 3C, peredaran gelap narkotika, perjudian, premanisme, kejahatan siber, tindak pidana korupsi, perdagangan orang, perlindungan perempuan dan anak, hingga kejahatan yang berkaitan dengan sumber daya alam dan lingkungan hidup.
Selain upaya penindakan, Polda Bengkulu juga mengedepankan langkah preventif dan preemtif melalui sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, media, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurut Kapolda, tantangan penegakan hukum saat ini tidak hanya berasal dari luasnya wilayah Bengkulu, tetapi juga perkembangan teknologi yang memunculkan berbagai bentuk kejahatan digital.
Karena itu, peningkatan kompetensi personel, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi strategi utama dalam menghadapi tantangan tersebut. Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap setiap pengaduan masyarakat.
Menutup podcast, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta aktif melaporkan setiap tindak pidana maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 atau kantor kepolisian terdekat.
“Keamanan bukan hanya menjadi tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Editor : Doni