Anjing Diduga Rabies Gigit Warga di Rejang Lebong, Polisi Turun Tangan Evakuasi Lokasi

Anjing Diduga Rabies Gigit Warga di Rejang Lebong, Polisi Turun Tangan Evakuasi Lokasi

👤 Oleh Redaksi
🕒 Agustus 4, 2026
🗂️ NEWS
Image : foto Korban serangan anjing yang diduga mengidap rabies di kawasan Perumahan Prambanan, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Selasa (4/8/2026).

Rejang Lebong, Poroskeadilan.com.  – Aparat Polres Rejang Lebong bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait serangan anjing yang diduga mengidap rabies di kawasan Perumahan Prambanan, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Selasa (4/8/2026).

Insiden tersebut dilaporkan warga melalui layanan Call Center 110 Polri setelah hewan liar itu mengamuk dan menggigit beberapa warga setempat. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polres Rejang Lebong menerjunkan tim ke lokasi kejadian pada pukul 09.30 WIB untuk melakukan pengamanan wilayah serta mengevakuasi hewan tersebut demi mencegah timbulnya korban baru.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri, S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat memastikan para korban mendapat penanganan medis darurat pascakejadian.

“Para korban telah kami arahkan untuk segera mendapatkan perawatan medis di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat agar memperoleh penanganan awal, termasuk suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR),” ujar AKP M. Hasan Basri dalam keterangan resminya.

Guna mengantisipasi bahaya penularan rabies di permukiman, Polres Rejang Lebong juga telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Rejang Lebong dan instansi terkait untuk penanganan hewan lebih lanjut.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan hewan liar di lingkungan permukiman.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada. Apabila menemukan hewan yang mencurigakan, segera laporkan ke Call Center 110 Polri yang aktif 24 jam agar dapat segera kami tindak lanjuti,” tegas Kapolres Rejang Lebong, AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H.

Editor : Doni