Bupati Seluma Soroti Kinerja Tujuh OPD, Dinilai Pasif Jemput Program Kementerian

Bupati Seluma Soroti Kinerja Tujuh OPD, Dinilai Pasif Jemput Program Kementerian

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 30, 2026
🗂️ Seluma
Image : Bupati Seluma, Teddy Rahman, S.E.,M.M.

Seluma, Poroskeadilan.com. – Bupati Seluma, Teddy Rahman, melontarkan kritik keras terhadap kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma. Ia menilai masih ada OPD yang belum proaktif menjemput program dari pemerintah pusat, padahal langkah tersebut dinilai penting di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Menurut Teddy, seluruh kepala OPD seharusnya lebih agresif membangun komunikasi dengan kementerian dan lembaga agar program-program pusat dapat dibawa ke Kabupaten Seluma, sehingga pembangunan tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Ada tujuh OPD yang tidur, tidak melaksanakan jemput bola program kementerian. Padahal ini penting dilakukan agar program pemerintah pusat bisa masuk ke Kabupaten Seluma,” ujar Teddy Rahman saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

Tujuh OPD yang menjadi sorotan Bupati Seluma, yakni:

– Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM);
– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans);
– Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfosantik);
– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD);
– Dinas Lingkungan Hidup (DLH);
– Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora); dan
– Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Teddy mengaku prihatin karena sejumlah OPD tersebut dinilai belum menunjukkan kinerja yang maksimal, meski telah diberikan amanah untuk menjalankan tugas pemerintahan.

“Saya menyebut miris OPD ini. Amanah yang saya dan Pak Gustianto berikan tidak dibuktikan dengan kinerja yang telah disampaikan,” katanya.

Ia menegaskan, di tengah pengetatan anggaran pemerintah, strategi jemput bola ke kementerian menjadi langkah paling realistis untuk memperoleh dukungan program dan anggaran dari pemerintah pusat.

“Semua OPD harus bergerak. Jangan hanya mengandalkan anggaran daerah. Dengan adanya efisiensi anggaran, jemput bola program dari kementerian menjadi solusi terbaik yang harus dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, Teddy meminta seluruh OPD memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan kementerian serta lembaga pemerintah pusat agar setiap peluang program yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Seluma.

“Koordinasi dan sinergi harus terjalin kuat. Jangan sampai ada program yang sebenarnya bisa dibawa ke Seluma, tetapi tidak didapatkan karena kita tidak aktif berkomunikasi,” pungkasnya.

Editor : Doni