Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi

Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 28, 2026
🗂️ NASIONAL
Image : Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Lapangan Mapolrestabes Palembang, Selasa (28/7/2026).

Palembang, Poroskeadilan.com. – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, memimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Lapangan Mapolrestabes Palembang, Selasa (28/7/2026). Apel yang dihadiri unsur Forkopimda, mahasiswa, buruh, komunitas ojek daring, hingga berbagai elemen masyarakat itu menjadi momentum memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam amanatnya, Kapolda menyoroti dinamika sosial Kota Palembang yang di satu sisi mendorong pertumbuhan ekonomi, namun di sisi lain berpotensi memunculkan gangguan keamanan jika tidak diantisipasi bersama.

Menurutnya, menjaga situasi kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Kita tidak perlu menjadi seorang Superman, tetapi yang kita butuhkan adalah sebuah Super Team. Jadikanlah Sabuk Kamtibmas ini sebagai pengikat yang memelihara persatuan dan kesatuan, serta benteng sosial yang menjaga kehidupan dari segala bentuk potensi gangguan kamtibmas,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.

 

Kapolda juga mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi yang bersifat provokatif.

> “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kembali Siskamling dan jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari tingginya angka pengungkapan kasus. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Polda Sumsel berhasil mengungkap 678 perkara kriminal. Namun, menurut Kapolda, pencapaian yang lebih penting adalah ketika masyarakat memiliki kesadaran untuk bersama-sama mencegah kejahatan sejak dari lingkungan terkecil.

Pada kesempatan tersebut, Polda Sumsel juga menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya pengembalian kendaraan hasil pengungkapan kasus kepada para korban, pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 19,4 kilogram, serta peluncuran aplikasi Ampera 247 yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan kepolisian secara digital.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan arahan Kapolda merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan sebagai fondasi utama menjaga keamanan daerah.

“Arahan Bapak Kapolda sangat jelas dan mendasar. Pertahanan kamtibmas yang paling kokoh bukanlah senjata, melainkan persatuan warganya. Di era keterbukaan informasi saat ini, hoaks dan provokasi menjadi ancaman nyata yang dapat merusak persaudaraan. Melalui semangat Sabuk Kamtibmas, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyaring informasi sebelum membagikannya serta bersama Polri memastikan tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah masyarakat,” ujar Nandang.

 

Melalui Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Polda Sumsel menegaskan komitmennya membangun keamanan berbasis kolaborasi antara aparat, masyarakat, dan pemanfaatan teknologi. Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”, Palembang diharapkan tidak hanya menjadi kota yang aman dari kriminalitas, tetapi juga tangguh menghadapi hoaks, provokasi, dan berbagai ancaman yang dapat mengganggu persatuan.

Editor : Doni