Polda Bengkulu Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Polda Bengkulu Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 1, 2026
🗂️ Budaya
Ket: Polda Bengkulu Gelar Doa Bersama

Bengkulu, Poroskesdilan.com. – Polda Bengkulu menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Aula Rupatama Awaloedin Djamin Mapolda Bengkulu, Selasa (30/6/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon petunjuk, perlindungan, dan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa agar setiap pengabdian Polri dapat berjalan dengan lancar, penuh keikhlasan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Doa bersama dihadiri Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E., Kapolda Bengkulu, Danrem 041/Gamas, Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu mewakili Ketua DPRD, perwakilan Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Ketua Badan Musyawarah Adat Provinsi Bengkulu, para tokoh lintas agama, Ketua Bhayangkari Daerah Bengkulu, Wakapolda, Irwasda, para pejabat utama Polda Bengkulu beserta istri, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu mengajak seluruh peserta memanjatkan rasa syukur atas kesempatan menghadiri doa bersama sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

“Doa Bersama Lintas Agama ini bukan sekadar seremoni atau rangkaian peringatan Hari Bhayangkara semata. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk memohon petunjuk, perlindungan, dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Esa agar setiap langkah pengabdian Polri senantiasa diberikan kelancaran, keikhlasan, dan keberkahan,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus memberikan dukungan kepada Polri.

Menurutnya, kehadiran berbagai unsur dalam doa bersama tersebut mencerminkan kuatnya komitmen menjaga persatuan, toleransi, dan kebersamaan di Provinsi Bengkulu.

Memasuki usia ke-80, lanjut Kapolda, Polri menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, setiap personel dituntut menjalankan tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.

“Persatuan dan kesatuan harus senantiasa menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian kita. Perbedaan suku, agama, ras, dan golongan adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat dan dijaga, bukan menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Kapolda berpesan agar seluruh personel Polri terus mengedepankan kejujuran, integritas, keteladanan, dan ketulusan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kekuatan kita bukan hanya terletak pada seragam, kewenangan, atau peralatan yang kita miliki, melainkan pada kejujuran, integritas, keteladanan, dan ketulusan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga doa bersama ini menjadi ikhtiar spiritual yang memperkuat persatuan dan menjadi sumber kekuatan bagi Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Doni