BAZNAS Bengkulu dan Sentra Dharma Guna Perkuat Sinergi untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

BAZNAS Bengkulu dan Sentra Dharma Guna Perkuat Sinergi untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 23, 2026
🗂️ NASIONAL
Image : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu melakukan audiensi dengan Sentra Dharma Guna Bengkulu pada Senin (22/6/2026)

Bengkulu, Poroskeadilan.com. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu melakukan audiensi dengan Sentra Dharma Guna Bengkulu pada Senin (22/6/2026). Pertemuan tersebut bertujuan menyelaraskan program strategis guna menjawab berbagai kebutuhan mendasar bagi penyandang disabilitas dan penerima manfaat, khususnya terkait penyediaan tenaga pengajar Al-Qur’an Bahasa Isyarat serta pelatihan kewirausahaan dan ketenagakerjaan.

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Romli Bin Ronan, Lc., M.H., didampingi Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Judullah, M.Pd. Rombongan disambut oleh Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu, Hari Setiadi.

Dalam pertemuan tersebut, H. Romli Bin Ronan menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tidak hanya dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

“BAZNAS Provinsi Bengkulu melihat adanya kebutuhan yang sangat krusial terkait pengajaran Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat agar hak-hak spiritual saudara-saudara kita penyandang disabilitas dapat terpenuhi. Selain itu, kami juga membuka peluang untuk melatih tim dari Sentra Dharma Guna agar dapat turut mengembangkan metode pengajaran Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat,” ujarnya.

Selain pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar Al-Qur’an Bahasa Isyarat, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama dalam bidang pelatihan kewirausahaan dan ketenagakerjaan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas sehingga lebih berdaya dan memiliki kesempatan yang lebih luas dalam dunia kerja.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sentra Dharma Guna Bengkulu, Hari Setiadi, menyambut baik inisiatif yang ditunjukkan oleh BAZNAS Provinsi Bengkulu. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dalam menyusun langkah-langkah teknis agar kebutuhan tenaga pengajar khusus maupun program pelatihan kerja dapat segera direalisasikan.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan komitmen BAZNAS Provinsi Bengkulu dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi para penerima manfaat,” kata Hari.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu dan Sentra Dharma Guna Bengkulu berharap dapat menghadirkan program-program yang tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual penyandang disabilitas, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kemandirian mereka dalam aspek sosial dan ekonomi.

Editor : Doni