Presiden Prabowo Terima Kunjungan Pejabat Qatar, Bahas Investasi dan Perayaan 50 Tahun Hubungan Diplomatik

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Pejabat Qatar, Bahas Investasi dan Perayaan 50 Tahun Hubungan Diplomatik

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 18, 2026
🗂️ Politik
Sumber Image HPMI Setpres

Jakarta, Poroskeadilan.com. – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar, Sultan bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Qatar, termasuk kerja sama investasi serta persiapan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan strategis yang selama ini terjalin baik antara Indonesia dan Qatar di berbagai bidang.

Dalam pertemuan itu, Sultan bin Saad Al-Muraikhi menyampaikan salam hangat dan apresiasi dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Salam dan penghargaan dari Emir Qatar disampaikan secara langsung kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk eratnya hubungan persahabatan kedua negara,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Selain membahas kerja sama bilateral, pertemuan juga menyoroti rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir tahun 2026.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Qatar yang telah terjalin sejak 1976.

Pemerintah Indonesia menyambut baik rencana kunjungan tersebut dan berharap dapat semakin memperkuat kerja sama strategis kedua negara, khususnya di bidang investasi, perdagangan, energi, dan pembangunan ekonomi.

Hubungan Indonesia dan Qatar selama ini terus menunjukkan perkembangan positif. Qatar menjadi salah satu mitra penting Indonesia di kawasan Timur Tengah, terutama dalam bidang investasi dan kerja sama ekonomi.

Melalui pertemuan ini, kedua negara menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan serta membuka peluang kerja sama baru yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara.

Editor: Dodi