Festival Jamu dan Kuliner Tradisional Meriahkan HUT ke-3 KOMPPAK Pasuruan

Festival Jamu dan Kuliner Tradisional Meriahkan HUT ke-3 KOMPPAK Pasuruan

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 10, 2026
🗂️ Budaya
Image : Festival Jamu dan Kuliner Tradisional, HUT ke-3 KOMPPAK Pasuruan

Pasuruan, Poroskeadilan.com. Menandai kiprah tiga tahun dalam menggerakkan roda ekonomi akar rumput, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten Pasuruan menggelar pesta rakyat bertajuk “Festival Jamu, Pesona Kuliner, dan Kriya” di Alun-alun Bangil, Minggu (9/6/2026).

Kegiatan yang menyedot perhatian ratusan warga tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pasuruan, Hj. Merita Rusdi Sutejo. Acara turut dihadiri jajaran pengurus, ratusan anggota KOMPPAK, pelaku UMKM, serta berbagai elemen masyarakat.

Sesuai dengan tema yang diusung, festival ini menyuguhkan ribuan porsi minuman tradisional berbahan dasar empon-empon atau jamu secara gratis kepada masyarakat yang memadati area alun-alun.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi kultural untuk mengenalkan kembali minuman herbal tradisional di tengah masyarakat modern. Selain jamu, pengunjung juga disuguhkan aneka jajanan pasar hingga makanan khas berbahan pangan lokal atau polo pendem seperti singkong rebus, ubi jalar, kacang tanah, kentang kukus, hingga pisang kukus tradisional.

Ketua KOMPPAK Kabupaten Pasuruan, Rusdi Widayati, mengatakan festival ini memiliki misi ganda, yakni melestarikan warisan budaya sekaligus menjadi wadah promosi produk kreatif karya anggota komunitas.

Menurutnya, mayoritas anggota KOMPPAK merupakan pelaku UMKM yang bergerak di bidang jamu tradisional, jajanan pasar, hingga kriya unggulan seperti batik tulis dan bordir khas Pasuruan.

“Melalui festival ini kami ingin menjaga keberadaan jamu, kuliner tradisional, dan kriya agar tetap diminati masyarakat, sekaligus membantu anggota memperluas akses pasar dan mengenalkan produk mereka secara lebih luas,” ujarnya.

Ia juga berharap generasi muda mulai kembali melirik konsumsi minuman herbal tradisional sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Hj. Merita Rusdi Sutejo, mengapresiasi konsistensi KOMPPAK yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dan kolaborasi nyata dalam pemberdayaan perempuan serta penguatan UMKM daerah.

Menurut Merita, KOMPPAK kini telah berkembang bukan sekadar komunitas biasa, melainkan menjadi ruang tumbuh bagi perempuan untuk memperkuat jaringan usaha dan meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga.

“Keberadaan KOMPPAK memiliki peran yang sangat strategis dalam menopang perekonomian daerah. Festival ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi bentuk nyata penguatan ekonomi masyarakat. Ke depan, kami berharap KOMPPAK terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendampingi pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital serta memperluas akses pasar,” ungkapnya.

Kemeriahan perayaan HUT ke-3 KOMPPAK ditutup dengan pengundian ratusan doorprize menarik bagi para pengunjung, mulai dari paket makanan dan minuman hingga hadiah utama berupa mesin cuci dan sepeda gunung.

Editor : Doni