As SDM Kapolri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus dan Titipan

As SDM Kapolri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus dan Titipan

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juni 7, 2026
🗂️ NASIONAL

JAKARTA, Poroskeadilan.com.  – Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), tanpa adanya jalur khusus maupun perlakuan istimewa bagi peserta seleksi.

Penegasan tersebut disampaikan Irjen Pol. Anwar saat memberikan arahan kepada jajaran SDM dan Humas Polri secara daring terkait pelaksanaan seleksi penerimaan terpadu calon Taruna/Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026, Minggu (7/6), dari Jakarta.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Anwar menjelaskan bahwa tahapan seleksi Akpol saat ini telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang dilaksanakan pada 5–6 Juni 2026.

Dari hasil sidang kelulusan menuju Rikkes II, sebanyak 513 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan seleksi, terdiri dari 468 peserta pria dan 45 peserta wanita atau setara 1,3 kali kuota seleksi tingkat pusat.

“Yang selalu saya sampaikan, dan saya ulangi kembali, bahwa rekrutmen ini menggunakan prinsip BETAH, yaitu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama,” tegas Irjen Pol. Anwar.

Ia menekankan bahwa penerimaan Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui satu jalur, yakni jalur reguler nasional dengan sistem seleksi terbuka dan mekanisme gugur di setiap tahapan.

“Tidak ada yang namanya kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, perlakuan istimewa ataupun kuota tambahan,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh proses seleksi harus berjalan objektif, jujur, dan adil serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pengawasan internal maupun eksternal juga terus dilakukan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas proses rekrutmen.

As SDM Kapolri turut meminta seluruh Karo SDM Polda jajaran dan jajaran Humas Polri untuk menyosialisasikan secara masif kepada masyarakat terkait prinsip-prinsip rekrutmen Akpol 2026 agar tidak muncul informasi menyesatkan mengenai adanya jalur khusus atau kuota tertentu.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Anwar menilai pola rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, hingga Tim KPRB yang selama ini melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

Menutup arahannya, Irjen Pol. Anwar berharap pelaksanaan seleksi Akpol Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan sesuai prinsip BETAH dan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.

Editor: Dodi

Sumber Rilis Polri