Dorong Ekonomi Daerah, Bengkulu Gaspol Siapkan Proyek Investasi Kelas Dunia

Dorong Ekonomi Daerah, Bengkulu Gaspol Siapkan Proyek Investasi Kelas Dunia

👤 Oleh Redaksi
🕒 April 15, 2026
🗂️ BISNIS

Bengkulu, Poroskeadilan.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi menggelar Kick Off Capacity Building BLINC 3.0 (Bencoolen Investment Challenge) Tahun 2026 sebagai langkah nyata memperkuat kesiapan proyek investasi daerah agar mampu bersaing di pasar global.

Kegiatan yang mengusung tema penguatan kesiapan proyek investasi ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (15/4). Acara tersebut dihadiri oleh para sekretaris daerah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu Yuliswani, serta sejumlah perwakilan instansi terkait.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menegaskan bahwa investasi memiliki peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di tengah keterbatasan fiskal dan dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Menurutnya, Bengkulu memiliki kekuatan besar di berbagai sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, kelautan, hingga kawasan pesisir. Namun, tantangan utama saat ini bukan lagi soal potensi, melainkan bagaimana daerah mampu mengemas peluang tersebut menjadi proyek investasi yang matang dan menarik bagi investor.

“Potensi Bengkulu sangat besar. Tantangannya sekarang adalah bagaimana menjadikannya proyek yang siap ditawarkan dan sesuai dengan kebutuhan pasar global,” ujarnya.

Sekda Herwan Antoni bersama Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat saat Kick Off Capacity Building BLINC 3.0. (Murdani)

Senada dengan itu, Herwan Antoni menekankan bahwa peningkatan investasi merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan di Bengkulu.

Pemerintah Provinsi Bengkulu sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen pada tahun 2029. Target ini akan didukung melalui penguatan infrastruktur serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Melalui BLINC 3.0, pemerintah daerah berharap seluruh kabupaten dan kota mampu meningkatkan kapasitas dalam menyiapkan proyek investasi yang terstruktur, matang, dan siap dipasarkan. Dengan kesiapan tersebut, peluang masuknya investasi diharapkan semakin besar, membuka lapangan kerja baru, serta mempercepat pengentasan kemiskinan.

Program ini menjadi langkah konkret Bengkulu untuk bertransformasi—tidak hanya dikenal kaya potensi, tetapi juga siap tampil sebagai pemain kompetitif di pasar investasi global.

Penulis: Murdani

Editor: Hari Budi