RSUD Campurdarat Resmi Hadirkan CT Scan 128 Slice, Warga Tulungagung Selatan Tak Perlu Jauh untuk Pemeriksaan Diagnostik
TULUNGAGUNG, WORD PERS INDONESIA – Akses pemeriksaan kesehatan berteknologi modern bagi masyarakat Tulungagung bagian selatan kini semakin terbuka. RSUD Campurdarat dr. Karneni resmi meluncurkan layanan CT Scan 128 slice pada Rabu (21/10/2026), sebagai langkah memperkuat kemampuan diagnostik dan meningkatkan kualitas pelayanan medis.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan membantu dokter memperoleh gambaran kondisi tubuh pasien secara lebih terperinci, sehingga proses penegakan diagnosis dan penentuan penanganan dapat dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan yang sesuai dengan kebutuhan klinis.
Ketua Panitia Peluncuran sekaligus Koordinator Perencanaan RSUD Campurdarat dr. Karneni, Abdul Rozak, mengatakan layanan CT Scan tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan pemeriksaan yang cukup tinggi, terutama bagi pasien dengan gangguan saraf maupun penyakit dalam.
“CT Scan ini untuk menunjang diagnostik agar dokter penanggung jawab pelayanan atau dokter spesialis dapat menentukan diagnosis lebih akurat dan memberikan penanganan sesuai kondisi pasien,” ujar Abdul Rozak.
Menurutnya, teknologi CT Scan 128 slice mampu menghasilkan pencitraan tubuh secara terperinci untuk membantu dokter mengevaluasi kondisi pasien. Hasil pemeriksaan kemudian diinterpretasikan oleh tenaga medis sebagai salah satu dasar dalam menegakkan diagnosis dan menentukan langkah penanganan berikutnya.
Sudah Bisa Dimanfaatkan Pasien BPJS Kesehatan
Tak hanya menghadirkan teknologi diagnostik baru, RSUD Campurdarat juga membuka akses layanan tersebut bagi pasien peserta BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Abdul Rozak menjelaskan, pihak rumah sakit telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memastikan mekanisme pelayanan dan klaim dapat berjalan sesuai aturan.
Ketersediaan CT Scan di rumah sakit tersebut menjadi peluang bagi masyarakat Tulungagung selatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih dekat dari tempat tinggal mereka. Dengan demikian, kebutuhan pemeriksaan diagnostik tertentu diharapkan dapat dilayani tanpa harus langsung menuju fasilitas kesehatan yang lebih jauh, sepanjang sesuai indikasi medis dan kemampuan rumah sakit.
Meski demikian, keputusan mengenai pemeriksaan maupun rujukan tetap bergantung pada kondisi pasien, pertimbangan dokter, dan kebutuhan klinis masing-masing.
Untuk mendukung operasional layanan, RSUD Campurdarat saat ini telah menjalin kerja sama dengan dokter spesialis radiologi dari luar rumah sakit. Manajemen berharap ke depan dapat memiliki dokter spesialis radiologi definitif agar kesinambungan pelayanan dan penguatan sumber daya manusia dapat berjalan lebih optimal.
Pemkab Dorong Pemerataan Pelayanan Kesehatan
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengapresiasi pengembangan fasilitas diagnostik di RSUD Campurdarat dr. Karneni.
Ia menekankan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan menghadirkan peralatan modern. Pengembangan teknologi juga perlu diimbangi kesiapan tenaga medis, tata kelola pelayanan, serta koordinasi antarfasilitas kesehatan.
Menurut Ahmad Baharudin, keberadaan CT Scan diharapkan membantu dokter memperoleh informasi medis yang lebih terperinci untuk mendukung penegakan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan pasien.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga berharap fasilitas tersebut dapat menekan kebutuhan rujukan ke rumah sakit lain apabila pemeriksaan yang diperlukan tersedia dan dapat dilakukan di RSUD Campurdarat.
“Setiap inovasi dan pengembangan hendaknya benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta dilaksanakan dengan perencanaan yang baik dan tanggung jawab yang jelas,” demikian pesan Ahmad Baharudin.
Peluncuran CT Scan 128 slice menjadi langkah pengembangan layanan diagnostik di Tulungagung selatan. Namun, keberhasilan fasilitas ini tidak semata-mata diukur dari kecanggihan teknologi yang dimiliki, melainkan juga dari mutu pemeriksaan, kompetensi tenaga medis, kejelasan prosedur, serta kemudahan akses bagi pasien.
Bagi masyarakat, kehadiran alat kesehatan modern pada akhirnya harus bermuara pada manfaat nyata: pemeriksaan yang sesuai kebutuhan, diagnosis yang didukung hasil medis memadai, serta pelayanan yang aman dan bertanggung jawab.
Editor: Agus
🗓️ Oktober 21, 2026
🗓️ Oktober 18, 2026