SPAM Regional Kobema Mulai Uji Produksi, Target Layani 38.014 Sambungan Rumah di Tiga Wilayah
Bengkulu, Poroskeadilan.com. — Kabar baik bagi masyarakat Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kobema mulai menjalani uji produksi dan uji alir di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Lubuk Puar dengan kapasitas 400 liter per detik.
Pengujian ini menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan sistem pengolahan dan distribusi air bersih sebelum pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya tahapan pengujian SPAM Regional Kobema. Ia menyebut pembangunan fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota.
“Alhamdulillah, ini merupakan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. Kita berharap masyarakat bisa menikmati air bersih yang jernih, sehingga tidak perlu lagi bersusah payah pergi ke sungai untuk mendapatkan air,” ujar Helmi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menjelaskan bahwa pengerjaan SPAM Regional Kobema telah dimulai sejak 2019 oleh Balai Wilayah Sungai VIII.
Program tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tiga wilayah, yakni Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma, dengan target pelayanan sebanyak 38.014 sambungan rumah (SR).
Hingga saat ini, sebanyak 11.361 sambungan rumah telah terpasang. Rinciannya, 3.500 SR di Kota Bengkulu, 5.500 SR di Kabupaten Bengkulu Tengah, dan 2.361 SR di Kabupaten Seluma.
“Untuk sambungan rumah yang telah terpasang, di Kota Bengkulu sebanyak 3.500 SR, Bengkulu Tengah 5.500 SR, dan Kabupaten Seluma 2.361 SR,” jelas Tejo.
Dengan demikian, jumlah sambungan rumah yang telah terpasang tersebut mencapai sekitar 29,9 persen dari target keseluruhan 38.014 SR.
Tejo menambahkan, uji produksi dan uji alir merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh sistem pengolahan dan distribusi air dapat berfungsi dengan baik.
Melalui pengujian tersebut, kesiapan infrastruktur diharapkan dapat dipastikan sebelum pelayanan air bersih kepada masyarakat di tiga wilayah tersebut dioptimalkan.
Antusiasme juga disampaikan Yanti, warga Lubuk Puar. Ia menyambut baik dimulainya pengujian SPAM Regional Kobema dan berharap fasilitas tersebut segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
“Sangat bagus, kinerja Pak Helmi luar biasa. Kami masyarakat sangat berterima kasih,” ungkap Yanti.
Kehadiran SPAM Regional Kobema diharapkan menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma.
Editor : Doni