Bencoolen Fest 2026 Sukses, UMKM Bengkulu Raup Penjualan Rp1 Miliar

Bencoolen Fest 2026 Sukses, UMKM Bengkulu Raup Penjualan Rp1 Miliar

👤 Oleh Redaksi
🕒 Oktober 12, 2026
🗂️ Ekonomi
Image : Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, saat memberi sambutan penutupan Bencoolen Fest 2026 di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, Minggu (11/10/2026).

Bengkulu, Poroskeadilan.com. — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu mencatat sekitar 22.000 pengunjung menghadiri Bencoolen Fest 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (9–11 Oktober 2026). Selama penyelenggaraan, total transaksi penjualan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mencapai Rp1.029.893.000.

Capaian tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, dalam sambutan penutupan Bencoolen Fest 2026 di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, Minggu (11/10/2026).

Wahyu mengatakan, tingginya jumlah pengunjung dan nilai transaksi menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang menggabungkan promosi UMKM, kreativitas, serta pelestarian budaya daerah.

“Alhamdulillah, selama tiga hari penyelenggaraan Bencoolen Fest ini, kami mencatat antusiasme pengunjung yang luar biasa. Jumlah pengunjung mencapai sekitar 22.000 orang, dengan nilai penjualan sebesar Rp1.029.893.000,” ujar Wahyu.

Menurutnya, capaian tersebut masih berpotensi meningkat karena proses rekapitulasi transaksi belum sepenuhnya ditutup pada saat sambutan disampaikan.

Ia menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan BI untuk mendorong transaksi UMKM tahun ini adalah mengubah skema pemberian suvenir menjadi voucher belanja. Voucher tersebut hanya dapat digunakan untuk bertransaksi di stan UMKM yang berpartisipasi dalam Bencoolen Fest.

Kebijakan itu diharapkan memberikan dampak langsung terhadap penjualan produk UMKM sekaligus mendorong pengunjung berbelanja di stan yang tersedia.

“Alhamdulillah, berdasarkan komunikasi kami dengan para pelaku UMKM, dalam sehari ada yang bisa bertransaksi hingga tiga sampai lima kali untuk barang-barang yang mereka siapkan,” katanya.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Bencoolen Fest 2026 juga menjadi ruang untuk mengangkat kekayaan budaya Bengkulu, termasuk batik dan kain tenun tradisional.

Wahyu mengatakan, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan sejumlah inovasi, salah satunya kegiatan peragaan busana yang melibatkan talenta-talenta lokal. Antusiasme peserta dinilai menjadi modal untuk mengembangkan potensi tersebut agar dapat bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun depan dengan jangkauan peserta dan masyarakat yang lebih luas.

“Bengkulu memiliki warisan budaya yang luar biasa. Tidak hanya batik, tetapi juga tenun yang sudah lama menjadi bagian dari kekayaan budaya kita. Ini perlu terus kita angkat dan kembangkan bersama,” ungkapnya.

Wahyu juga mengapresiasi partisipasi berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Bencoolen Fest 2026, mulai dari pemerintah daerah, perbankan, perguruan tinggi, komunitas, pelaku UMKM, hingga masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci untuk memperkuat ekosistem UMKM dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Bencoolen Fest juga menghadirkan inisiatif wakaf produktif yang menjadi bagian dari upaya menggabungkan aktivitas ekonomi dengan kegiatan sosial dan keagamaan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap sinergi yang sudah terjalin semakin kuat. Salah satunya melalui wakaf produktif yang kita lakukan, sehingga aktivitas ekonomi juga dapat memberikan manfaat sosial bagi masyarakat,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Wahyu menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan sejak pembukaan hingga penutupan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan.

BI Perwakilan Provinsi Bengkulu, lanjutnya, terbuka terhadap berbagai masukan dan saran untuk menyempurnakan pelaksanaan kegiatan pada tahun mendatang.

“Kami berharap Bencoolen Fest ke depan bisa lebih baik, semakin memberdayakan UMKM, serta melibatkan masyarakat dan berbagai pihak secara lebih luas,” pungkasnya.

Editor : Doni