Polda Bengkulu Bahas Penguatan Tata Kelola Pengadaan Kapor melalui SIKAPOR

Polda Bengkulu Bahas Penguatan Tata Kelola Pengadaan Kapor melalui SIKAPOR

👤 Oleh Redaksi
🕒 Oktober 1, 2026
Image : Focus Group Discussion (FGD) Sistem Informasi Pengadaan Kapor (SIKAPOR) yang digelar di Ruang Command Center Polda Bengkulu, Kamis (1/10/2026).

Bengkulu, Poroskeadilan.com.  – Polda Bengkulu terus mendorong penguatan tata kelola pengadaan perlengkapan perorangan (Kapor) bagi personel Polri. Upaya tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) Sistem Informasi Pengadaan Kapor (SIKAPOR) yang digelar di Ruang Command Center Polda Bengkulu, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah pejabat dan personel terkait yang memiliki tugas serta tanggung jawab di bidang logistik dan pengadaan.

FGD SIKAPOR menjadi forum untuk membahas penerapan sistem informasi dalam seluruh tahapan pengadaan Kapor, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengusulan, proses pengadaan hingga pengelolaan dan pendistribusian perlengkapan kepada personel.

Karo Logistik Polda Bengkulu Kombes Pol. Aprianto Suseno, S.I.K., mengatakan, pemanfaatan sistem informasi dalam proses pengadaan menjadi langkah penting untuk mewujudkan pengelolaan logistik yang lebih tertib, efektif dan akuntabel.

“Melalui SIKAPOR ini kita ingin memastikan proses pengadaan Kapor dapat berjalan lebih terarah, mulai dari perencanaan kebutuhan sampai dengan pendistribusiannya. Setiap tahapan harus dilaksanakan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Aprianto.

Menurutnya, ketersediaan perlengkapan personel merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian. Kapor yang tersedia sesuai kebutuhan dan tepat waktu diharapkan dapat mendukung kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain membahas aspek teknis penerapan sistem informasi, FGD tersebut juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi muncul dalam proses pengadaan maupun pendistribusian Kapor.

Identifikasi tersebut dinilai penting agar solusi yang dirumuskan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Polda Bengkulu berharap penerapan SIKAPOR dapat membuat proses pengadaan Kapor semakin transparan, terukur dan efisien. Sistem tersebut juga diharapkan memperkuat tertib administrasi serta akuntabilitas pengelolaan logistik.

Dengan tata kelola yang semakin baik, kebutuhan perlengkapan personel diharapkan dapat terpenuhi secara optimal sehingga mendukung kesiapan anggota Polri dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Editor : Doni