Kajati Bengkulu Anton Lantik Enam Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Hukum
Bengkulu, Poroskeadilan.com. — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Anton, mengambil langkah awal untuk memperkuat kinerja dan penyegaran organisasi dengan melantik serta mengambil sumpah enam pejabat eselon II dan III di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dan Kejaksaan Negeri se-Provinsi Bengkulu.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung pada Kamis, 18 Agustus 2026, di Aula Sasana Bina Karya Kejati Bengkulu. Prosesi berlangsung khidmat dan menjadi momentum bagi para pejabat yang menerima amanah baru untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Anton menggantikan Saiful Bahri Siregar sebagai Kajati Bengkulu. Sejak mengemban amanah tersebut, ia mulai melakukan langkah penyegaran organisasi melalui penempatan sejumlah pejabat pada posisi strategis.
Enam pejabat yang dilantik mendapat amanah untuk bertugas di lingkungan Kejati Bengkulu maupun Kejaksaan Negeri di wilayah Provinsi Bengkulu.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Zuhandi, SH, MH sebagai Wakil Kepala Kejati Bengkulu, Yopy Adriansyah, SH, MH sebagai Asisten Pembinaan, serta Mohammad Harun Sunadi, SE, SH, MH sebagai Asisten Tindak Pidana Umum.
Sementara itu, di jajaran Kejaksaan Negeri, Bohal Parlambohan Lubis, SH, MH dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rejang Lebong, Ivan Hebron Siahaan, SH, MH sebagai Kajari Kaur, dan Nur Wahyu Bintari, SH, MH sebagai Kajari Lebong.
Dalam arahannya, Anton menyampaikan bahwa rotasi dan penyegaran pada sejumlah posisi strategis merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, baik dalam penegakan hukum maupun pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah secara profesional, memperkuat institusi, serta memberikan pelayanan hukum yang terbaik bagi masyarakat Bengkulu.
Sementara bagi Zuhandi, amanah sebagai Wakil Kajati Bengkulu memiliki makna tersendiri. Kembali bertugas di daerah kelahirannya menjadi momentum untuk memberikan pengabdian sekaligus menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.
“Selain membawa amanah pimpinan untuk menjaga kehormatan institusi, saya juga menjaga nama baik keluarga dan harapan besar masyarakat Bengkulu kepada saya,” ujar Zuhandi.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan internal Kejati Bengkulu dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Editor : Doni