Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Perkuat Ketahanan Air Nasional

Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Perkuat Ketahanan Air Nasional

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 11, 2026
🗂️ NASIONAL
Image : Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lombok Barat, Poroskeadilan.com. – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, Jumat (10/7/2026). Peresmian dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kelima bendungan tersebut dibangun dengan total nilai kontrak mencapai Rp9,79 triliun sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan air, mendukung sektor pertanian, serta meningkatkan ketersediaan air baku dan pengendalian banjir.

Adapun lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB; Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Aceh; Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh; Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah; serta Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Bali.

Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampungan 9,91 juta meter kubik dengan luas genangan 46,16 hektare. Sementara Bendungan Keureuto menjadi yang terbesar dengan kapasitas tampungan mencapai 215,94 juta meter kubik dan luas genangan 896,39 hektare.

Selanjutnya, Bendungan Rukoh memiliki kapasitas tampungan 128,65 juta meter kubik dengan luas genangan 700 hektare. Bendungan Jlantah mampu menampung 10,97 juta meter kubik air dengan luas genangan 50 hektare, sedangkan Bendungan Sidan memiliki kapasitas tampungan 5,76 juta meter kubik dan luas genangan 37,15 hektare.

Presiden berharap kehadiran lima bendungan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan produktivitas pertanian melalui sistem irigasi, penyediaan air baku, pengurangan risiko banjir, hingga mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan di berbagai daerah.

Editor : Doni