Peminat Mahasiswa Asing Membludak, Unib Siapkan Penambahan Kuota dan Fasilitas Pendukung

Peminat Mahasiswa Asing Membludak, Unib Siapkan Penambahan Kuota dan Fasilitas Pendukung

👤 Oleh Redaksi
🕒 Juli 2, 2026
🗂️ Pendidikan
Ket: Peminat Mahasiswa Asing Membludak, Unib Siapkan Penambahan Kuota dan Fasilitas Pendukung/

Bengkulu, Poroskeadilan.com. – Minat calon mahasiswa asing untuk melanjutkan studi di Universitas Bengkulu (Unib) pada tahun akademik 2026 meningkat signifikan.

Meski pendaftaran masih dibuka hingga 10 Juli 2026, jumlah pendaftar telah mencapai 3.309 orang yang berasal dari lebih dari 60 negara.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unib, Prof. Dr. Kamaludin, S.E., M.M., mengatakan angka tersebut masih berpotensi bertambah hingga masa pendaftaran ditutup.

“Berdasarkan data panitia, jumlah calon mahasiswa asing yang telah masuk ke sistem mencapai 3.309 orang. Mereka berasal dari sekitar 60 negara dengan pendaftar terbanyak dari Pakistan, Nigeria, Sudan, dan Timor Leste. Hingga penutupan pendaftaran pada 10 Juli, kami memperkirakan jumlahnya dapat mencapai sekitar 4.000 pendaftar,” ujar Kamaludin.

Dari total pendaftar tersebut, sebanyak 876 orang telah menyelesaikan proses pendaftaran dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi.

Sejumlah program studi menjadi favorit para calon mahasiswa internasional, di antaranya Fakultas Kedokteran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Hukum.

Proses seleksi dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 18 Juli 2026 yang meliputi seleksi administrasi, wawancara, dan induction. Sementara hasil seleksi akan diumumkan pada 27–31 Juli 2026.

Menghadapi lonjakan peminat, Universitas Bengkulu juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi mahasiswa internasional. Selain kemungkinan penambahan kuota dari 50 kursi yang telah ditetapkan, Unib juga mempersiapkan skema beasiswa penuh, penyediaan asrama, serta dukungan akomodasi lainnya.

“Kami akan berkoordinasi dengan fakultas dan program studi terkait kemungkinan penambahan kuota dari 50 kursi yang telah ditetapkan. Selain itu, skema beasiswa penuh, penyediaan asrama, hingga kebutuhan akomodasi mahasiswa asing juga terus kami persiapkan agar program ini berjalan optimal,” tutup Kamaludin.

Editor: Doni